LombokPost - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram meluncurkan program Kolaborasi Operasi Pasar Keliling (Kopling) sebagai upaya strategis untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok dan menjangkau masyarakat secara langsung.
Program ini menyasar kelurahan-kelurahan, terutama menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, di mana permintaan bahan pangan cenderung meningkat.
Menurut Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram Miftahurrahman, Kopling hadir untuk menyediakan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
"Bahan-bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat, apalagi dalam rangka Maulid ini, kita siapkan," ujarnya pada Rabu (10/9).
Dalam operasi Kopling di Lapangan Karang Genteng, Pagutan, Pemkot Mataram telah menyediakan satu ton beras SPHP dan 50 dus minyak goreng untuk masyarakat.
Keberhasilan program Kopling dalam menjangkau warga dan menyediakan barang murah mendorong Pemkot Mataram berencana mematenkan program ini.
"Dari evaluasi kami, program Kopling dinilai mampu membantu masyarakat mendapatkan harga murah dan bisa menjangkau kelurahan padat penduduk," ujar Wahyunida.
Dengan sistem distribusi yang fleksibel dan mobile, Kopling dinilai lebih efektif.
"Kalau Kopling, Insyaallah kelurahan-kelurahan padat penduduk yang tidak punya lahan luas bisa kami jangkau," ungkapnya.
Rencana pematenan ini akan dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan sejumlah pihak, termasuk Bank Indonesia, Bulog, dan para distributor.
Dengan begitu, kelurahan dapat mengajukan permintaan untuk mengadakan Kopling di wilayah mereka kapan pun dibutuhkan.
Editor : Kimda Farida