Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

6 Varian Kopi NTB Ini Mendunia, Gen Z Wajib Coba

Geumerie Ayu • Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:27 WIB

varian kopi ntb ini mendunia, pecinta kopi dan gen z wajib coba.
varian kopi ntb ini mendunia, pecinta kopi dan gen z wajib coba.
LombokPost – Di tengah deretan kopi legendaris nusantara, Kopi khas Nusa Tenggara Barat (NTB) kini muncul sebagai bintang baru yang menjanjikan keaslian rasa dan aroma kaya dari lereng-lereng eksotis Lombok dan Sumbawa.

Kopi NTB tidak hanya memikat penikmat klasik, dengan hadirnya varian specialty dan brand lokal yang inovatif, kopi ini sukses menjadi favorit Generasi Z (Gen Z), kalangan yang mempopulerkan pepatah “Akan kuhadapi hari ini, tapi ngopi dulu.”

Berikut adalah enam varian kopi khas NTB yang wajib Anda cicipi dan sudah mulai mendapat pengakuan dunia.

  1. Kopi Arabika Sembalun

Kopi Arabika Sembalun dibudidayakan pada ketinggian 1.300 mdpl di lereng kaki Gunung Rinjani.

Kopi varietas Sigaruntang yang ditanam sejak 1962 ini menawarkan kompleksitas rasa unik, fruity, dan citrusy yang membedakannya dari Arabika lain.

Sejak 2024, Kopi Arabika Sembalun telah terdaftar sebagai Indikasi Geografis (IG) di DJKI dan sukses dipamerkan pada Sidang Majelis Umum WIPO ke-65 di Jenewa, Swiss, pada 11 Juli 2024 lalu.

  1. Kopi Robusta Tambora

Tumbuh subur di ketinggian rata-rata 700 mdpl di lereng utara Gunung Tambora, kopi ini menawarkan aroma khas seperti cokelat, mentega, dan sedikit kacang.

Uniknya, Kopi Robusta Tambora ditanam di daerah vulkanik, memberikan tingkat keasaman yang lebih tinggi dan rasa yang memikat.

Dengan luas kebun mencapai lebih dari 1.200 hektare di Dompu dan Bima, Kopi Robusta Tambora juga telah terdaftar sebagai IG dan turut serta dalam pameran WIPO di Jenewa.

  1. Kopi Robusta Batulanteh

Dibudidayakan sejak 1955 di ketinggian 700–1.000 mdpl, Kopi Robusta Batulanteh memiliki karakteristik cita rasa yang sangat diminati, dominan chocolaty, milk chocolaty, caramelly, dan spicy.

Dengan luas kebun mencapai kurang lebih 3.000 hektare dan produksi tahunan 100.600 ton, kopi ini memiliki potensi ekonomi besar.

Saat ini, Kopi Robusta Batulanteh telah ditetapkan sebagai Indikasi Geografis, dan melindungi kekayaan intelektual lokal.

  1. Kopi Rarak Ronges

Berasal dari Desa Rarak Ronges, satu-satunya penghasil kopi di Kabupaten Sumbawa Barat, kopi ini ditanam pada ketinggian 700 mdpl.

Cita rasanya unik perpaduan robusta dan luwak yang sangat terasa pada tegukan pertama.

Kopi ini bahkan disebut memiliki khasiat kesehatan, termasuk menghambat penuaan dini dan mengurangi risiko penyakit jantung.

  1. Kopi Robusta Rempek

Dikenal dengan cita rasa khas Dayan Gunung (Lombok Utara), Kopi Robusta Rempek dari Desa Rempek, Kecamatan Gangga, adalah favorit para penikmat kopi tubruk.

Kebun kopi di sini berada di ketinggian 450–850 mdpl dan masih dikelola secara tradisional, menjaga keaslian rasa.

  1. Kopi Robusta Kumbi

Kopi Kumbi dikenal dengan rasa yang pahit kuat dan sedikit kecut alami, dihasilkan dari pengolahan tradisional di Dusun Kumbi.

Menariknya, kopi ini mulai populer pada 2019 berkat inisiatif 20 Pekerja Migran Indonesia (PMI) purna laki-laki yang mengelola 20 hektare kebun kopi, membuktikan bahwa kopi dapat menjadi solusi ekonomi bagi purna migran.

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#mendunia #Kopi NTB #Sumbawa #Gen Z #NTB #Lombok