Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rusia Ajukan Turnamen Paralel World Cup 2026, RFU Undang Negara yang Gagal Lolos!

Ivan Mardiansyah • Senin, 24 November 2025 | 10:22 WIB

RFU dikabarkan ajukan turnamen paralel World Cup 2026 untuk negara yang gagal lolos. Konsep dikaitkan dengan laporan World Soccer Talk.
RFU dikabarkan ajukan turnamen paralel World Cup 2026 untuk negara yang gagal lolos. Konsep dikaitkan dengan laporan World Soccer Talk.

Lobok Post- Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola internasional. Menurut laporan eksklusif World Soccer Talk, Federasi Sepak Bola Rusia (RFU) tengah mempertimbangkan langkah besar nan kontroversial: menyelenggarakan turnamen paralel FIFA World Cup 2026 yang diperuntukkan bagi negara-negara yang gagal lolos ke putaran final Piala Dunia.
Isu turnamen paralel World Cup 2026 ini langsung memantik perdebatan global, terutama karena Rusia masih berada dalam status pembekuan dari kompetisi resmi FIFA dan UEFA sejak 2022.

Usulan RFU ini disebut-sebut melibatkan 8 hingga 12 tim nasional, dengan pertandingan digelar di empat stadion besar yang sebelumnya menjadi venue utama Piala Dunia 2018. Turnamen tersebut dirancang khusus untuk negara-negara yang gagal lolos ke Piala Dunia 2026 dan bertujuan menjaga eksistensi Rusia di pentas sepak bola internasional.
Dalam laporan yang sama, sejumlah kandidat negara disebut mungkin ikut ambil bagian, seperti Rusia, Serbia, Yunani, Chile, Peru, Venezuela, Nigeria, Kamerun, China, dan Armenia. Narasi mengenai Rusia ajukan turnamen paralel pun terus ramai dibahas di komunitas sepak bola.

Baca Juga: Harry Kane Siap Potong Gaji Demi Gabung Barcelona? Blaugrana Incar Pengganti Lewandowski

Langkah ini digambarkan sebagai upaya strategis RFU untuk “mengembalikan posisi” Rusia di panggung internasional sekaligus menunjukkan bahwa infrastruktur sepak bola mereka masih layak menyelenggarakan event besar. Isu turnamen paralel World Cup 2026 ini juga dipandang oleh sebagian pengamat sebagai cara RFU menantang eksklusivitas Piala Dunia resmi FIFA dan memperluas ruang interaksi antar negara yang absen dari ajang tersebut.

Namun proposal ini tidak datang tanpa masalah besar. Tantangan utama mencakup legitimasi turnamen, potensi benturan jadwal dengan Piala Dunia 2026, ketidakjelasan pengakuan dari FIFA/UEFA, serta komitmen partisipasi negara yang diundang. Banyak analis menilai bahwa tanpa restu resmi, turnamen paralel ini bisa menimbulkan tarik ulur geopolitik dan memperluas ketegangan antara olahraga dan dinamika internasional.

Meski begitu, jika konsep ini benar-benar direalisasikan, langkah tersebut bisa menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah sepak bola modern. Isu Rusia ajukan turnamen paralel World Cup 2026 kini menjadi sorotan global, membuka pertanyaan besar mengenai masa depan kompetisi, peran federasi, dan bagaimana olahraga dapat terpengaruh oleh arus politik dunia.

Baca Juga: Krisis Sepakbola Argentina Memanas: Mural Dirusak, Fans Meledak, AFA Dituding Tak Transparan

Editor : Jelo Sangaji
#turnamen alternatif Rusia #negara gagal lolos Piala Dunia 2026 #kontroversi Rusia sepak bola #world cup 2026 #Rusia ajukan turnamen paralel #World Soccer Talk #RFU turnamen alternatif