Aksi korporasi strategis ini dinilai oleh analis bukan ditujukan untuk bersaing dengan studio film tradisional seperti Disney atau studio film lainnya. Sebaliknya, langkah akuisisi ini ditujukan untuk memenangi ”perang video berbasis AI” dengan pesaing utama, yaitu Google.
Baca Juga: Netflix Akuisisi Warner Bros Rp 1.381 Triliun, Apa yang Akan Terjadi pada HBO dan HBO Max?
Akuisisi ini menandai upaya signifikan Netflix dalam memperkuat konten dan aset studio mereka demi mendominasi era baru produksi dan distribusi video yang semakin bergantung pada teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).(*)
Editor : Redaksi Lombok Post