Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jelang Tahun Baru, 7 Jenis Bansos Diperkirakan Cair Pertengahan Desember 2025, Cek Status Penyalurannya Sekarang

Fratama P. • Minggu, 14 Desember 2025 | 16:26 WIB
Informasi pencairan bansos
Informasi pencairan bansos

LombokPost - Menjelang akhir tahun 2025 dan menyambut tahun baru 2026, sejumlah bantuan sosial (bansos) dari pemerintah dikabarkan akan kembali disalurkan mulai Senin, 15 Desember 2025.

Bansos yang akan dicairkan ini meliputi program reguler hingga tambahan, yang ditargetkan membantu puluhan juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah di Indonesia.

Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, berikut adalah tujuh bantuan sosial yang dilaporkan akan cair pada hari tersebut:

1. Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra)

BLT Kesra merupakan bansos tambahan yang kembali dijadwalkan cair sebagai program susulan.

Bantuan ini ditujukan kepada masyarakat yang dikategorikan miskin ekstrem dan rentan, khususnya yang masuk dalam desil satu hingga empat.

Penentuan desil ini didasarkan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Penerima: Lebih dari 35 juta KPM di tahun 2025.

Nominal: KPM penerima akan mendapatkan dana bansos sebesar Rp900 ribu.

Mekanisme Penyaluran: Dana disalurkan melalui dua jalur utama, yaitu bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan PT Pos Indonesia.

2. Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH adalah salah satu bansos reguler utama yang kini memasuki penyaluran tahap empat, menjadikannya termin terakhir di tahun 2025.

Bantuan ini menyasar masyarakat miskin dan rentan yang memiliki komponen spesifik, seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.

Nominal: Jumlah dana bervariasi per komponen, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per tahun.

Peruntukan: Dana ini dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pokok, mulai dari biaya pendidikan, pangan, hingga keperluan kesehatan.

3. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

BPNT, atau yang sering disebut bansos sembako, adalah program reguler lainnya yang kembali disalurkan pada minggu ketiga Desember 2025.

Bantuan ini ditujukan untuk membantu masyarakat miskin dan rentan dalam membeli kebutuhan pangan, seperti beras, lauk-pauk, hingga minyak goreng.

Nominal: Masing-masing KPM menerima Rp600 ribu sekaligus, yang merupakan alokasi untuk tiga bulan (Oktober, November, dan Desember).

Mekanisme Penyaluran: Dana ditransfer langsung ke rekening KKS milik KPM, yang kemudian dapat dicairkan melalui agen atau mesin ATM bank penyalur.

4. Bantuan Tambahan Berupa Beras dan Minyak Goreng

Bantuan tambahan pangan ini masih terus disalurkan oleh pemerintah menjelang akhir tahun 2025.

KPM berhak mendapatkan beras sebanyak 20 kg dan minyak goreng sebanyak empat liter.

Pengambilan: Bantuan bisa diambil di lokasi yang telah ditentukan oleh petugas, biasanya di balai desa atau kantor kecamatan setempat. KPM wajib membawa KTP dan surat undangan pengambilan.

5. Dana Program Indonesia Pintar (PIP)

Program Indonesia Pintar (PIP) adalah bantuan dana pendidikan yang diberikan kepada siswa-siswi yang berasal dari keluarga miskin dan rentan. Bansos PIP kini memasuki pencairan termin ketiga.

Peruntukan: Dana bantuan dapat digunakan untuk membeli perlengkapan pendidikan, seperti buku, seragam, hingga bekal sekolah.

Nominal: Besaran dana yang didapatkan berbeda-beda berdasarkan jenjang pendidikan, mencakup siswa SD, SMP, hingga SMA atau sederajat.

6. Atensi Yatim Piatu (Yapi)

Bansos Atensi Yapi juga dilaporkan cair pada minggu ketiga bulan Desember.

Bantuan ini menyasar anak-anak yang berstatus yatim piatu di berbagai wilayah di Indonesia.

Nominal: Minimal bansos Atensi Yapi adalah Rp200 ribu per bulan dan diberikan untuk tiga bulan sekaligus, sehingga setiap KPM menerima total Rp600 ribu.

Peruntukan: Dana ini dapat digunakan oleh anak yatim piatu untuk memenuhi kebutuhan pokok, terutama yang berkaitan dengan pendidikan.

7. Bansos Program Kartu Disabilitas (PKD) DKI

Selain bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat, terdapat pula bantuan yang berasal dari pemerintah daerah, seperti Program Kartu Disabilitas (PKD) DKI khusus untuk wilayah Jakarta.

Bansos ini menargetkan lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas yang telah dinyatakan memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan di Provinsi DKI Jakarta.

Cara Mengecek Status Bansos

KPM diimbau untuk selalu memverifikasi status bantuan sosial yang mereka miliki secara daring.

Proses pengecekan status bansos dapat dilakukan dengan mengunjungi laman resmi Kemensos.

Langkah-langkah Cek Status Bansos:

1. Kunjungi laman `https://cekbansos.kemensos.go.id` menggunakan peramban (browser).

2. Masukkan alamat lengkap KPM, mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan.

3. Masukkan nama lengkap sesuai dengan KTP.

4. Isi kode verifikasi atau captcha yang diminta.

5. Pilih menu "Cari Data" dan tunggu hingga informasi terkait status bansos ditampilkan.

Itulah informasi singkat seputar pencairan bansos yang akan diterima olek keluarga penerima manfaat.***

Editor : Fratama P.
#Bansos