Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pertamina Tutup Satgas Nataru 2025/2026, Pasokan Energi NTB Aman dan Lancar

Kimda Farida • Rabu, 21 Januari 2026 | 19:49 WIB
Satgas Nataru 2025/2026 resmi berakhir dengan prestasi: pasokan energi aman, stok terjaga (8-15 hari), dan layanan siaga 24 jam. Di NTB, konsumsi LPG naik 1.4 persen, tanda ekonomi aktif.
Satgas Nataru 2025/2026 resmi berakhir dengan prestasi: pasokan energi aman, stok terjaga (8-15 hari), dan layanan siaga 24 jam. Di NTB, konsumsi LPG naik 1.4 persen, tanda ekonomi aktif.

LombokPost--PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus secara resmi telah menutup Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) 2025/2026 pada 11 Januari lalu.

Operasi khusus ini berhasil menjaga keamanan dan kelancaran pasokan energi selama periode arus mudik dan balik di wilayah kerjanya, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB).

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.

Menurutnya, untuk wilayah NTB tercatat kenaikan konsumsi LPG sebesar 1,4 persen dibanding kondisi normal.

Sementara konsumsi BBM jenis Gasoline dan Avtur stabil, dan konsumsi gasoil mengalami penurunan karena aktivitas industri yang berkurang selama libur panjang.

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholders, mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, media, serta tim dan keluarga besar Pertamina yang telah mendukung kesiapsiagaan penuh," ujar Yudha.

Satgas Nataru tahun ini berlangsung lebih panjang, dimulai sejak 13 November 2025, dengan tujuan memastikan distribusi energi tetap aman selama momen lonjakan konsumsi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memaparkan bahwa stok semua produk energi dalam kondisi aman dengan ketahanan bervariasi antara 8 hingga 15 hari.

Kesiapan infrastruktur di NTB mencakup 3 Terminal BBM, 111 SPBU, 5 SPBUN, 94 Agen LPG, dan 2 Aviation Fuel Terminal yang dimonitor 24 jam.

Untuk kenyamanan masyarakat, Pertamina juga menyediakan layanan tambahan seperti 10 SPBU Siaga 24 jam, 91 Agen LPG Siaga, serta unit tangki standby dan motorist untuk menjangkau daerah padat dan wilayah wisata.

Ahad menegaskan bahwa hasil evaluasi Satgas Nataru ini akan menjadi dasar penyempurnaan strategi distribusi ke depan, khususnya untuk wilayah dengan tantangan geografis dan potensi lonjakan konsumsi.

Masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di 135 untuk informasi lebih lanjut.

 

 

Editor : Kimda Farida
#Satgas Nataru 2025 2026 #Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus