LombokPost--Sebanyak 33 pekerja layanan publik asal Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah.
Para jamaah berangkat, kemarin (22/1), melalui Muhsinin Tour and Travel dengan pendampingan TGH M. Jamiluddin Syahid Al Yazidi.
Sebelumnya, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal secara resmi melepas para penerima hadiah umrah tersebut di Pendopo Gubernur NTB, Rabu (21/1).
Program ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi NTB kepada para pekerja layanan publik yang selama ini berperan menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, sejak awal menjabat dirinya memiliki cita-cita untuk memberangkatkan para pekerja layanan publik ke Tanah Suci sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka.
“Kami memilih Muhsinin untuk menitipkan amanah ini agar rombongan mendapatkan pelayanan terbaik. Dengan reputasi yang baik selama ini, kami berharap perjalanan ibadah ini berjalan lancar dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Iqbal mengakui, target awal pemberangkatan umrah di tahun pertama kepemimpinannya sebenarnya mencapai 100 orang.
Namun, keterbatasan anggaran membuat realisasi sementara baru dapat dilakukan untuk 33 jamaah.
“Namun yang memanggil Bapak-Ibu ke Tanah Suci bukan saya, melainkan Allah SWT,” katanya.
Para penerima hadiah umrah berasal dari berbagai latar belakang profesi di lingkungan Pemprov NTB, mulai dari wartawan, kader posyandu, polisi hutan, sopir, tukang kebun, hingga pramusaji. Menurut Gubernur, seluruh profesi tersebut memiliki kontribusi yang sama penting dalam mendukung roda pemerintahan.
“Kalian bukan pelengkap. Kontribusi kalian nyata dan sangat berarti dalam membangun NTB,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menitipkan doa kepada para jamaah agar mendoakan masyarakat NTB, khususnya mereka yang masih berada dalam kondisi kemiskinan.
Baca Juga: Pengamat Unram Nilai Peran Kepala Desa Jadi Penentu Daya Saing Komoditas Tebu di Dompu
“Ketika turun ke lapangan, saya melihat langsung bahwa kemiskinan adalah realitas yang berat. Saya titip doa agar masyarakat NTB bisa keluar dari kemiskinan dan para pemimpinnya diberi kekuatan,” ujarnya.
Ia memastikan, program hadiah umrah akan terus diupayakan berlanjut selama tersedia rezeki.
Selain itu, Pemprov NTB juga menyiapkan program umrah bagi aparatur sipil negara (ASN) berprestasi yang dibiayai melalui anggaran daerah.
Sementara itu, perwakilan jamaah, Agus Talino, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan seluruh pihak, termasuk Muhsinin Tour and Travel, yang telah memfasilitasi kami. Semoga NTB semakin makmur dan mendunia,” ujarnya.
Editor : Kimda Farida