Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan La Dea dalam lima pertandingan terakhir (4 menang, 1 imbang) sekaligus memangkas jarak menjadi empat poin dari zona kompetisi Eropa.
Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan bagi skuad asuhan Raffaele Palladino setelah sebelumnya menelan kekalahan tipis dari Athletic Club di ajang Liga Champions tengah pekan lalu.
Dominasi Sejak Babak Pertama
Tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan sejak sepak mula. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-15 setelah Giacomo Raspadori dijatuhkan oleh Mandela Keita di dalam kotak terlarang.
Gianluca Scamacca yang maju sebagai eksekutor penalti menjalankan tugasnya dengan sempurna dengan mengarahkan bola ke sudut kiri bawah gawang.
Atalanta tidak mengendurkan tekanan setelah unggul. Pada pertengahan babak pertama, Charles De Ketelaere menunjukkan aksi individu impresif sebelum mengirimkan umpan matang kepada Marten de Roon.
Gelandang asal Belanda tersebut menyambutnya dengan penyelesaian akurat untuk mencetak gol pertamanya di liga musim ini, sekaligus mengubah skor menjadi 2-0.
Jelang turun minum, Éderson nyaris memperlebar keunggulan melalui bola rebound di kotak penalti, namun sepakannya masih melenceng tipis dari gawang Edoardo Corvi.
Raspadori dan Krstovic Lengkapi Kemenangan
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan sedikit menurun. Atalanta cenderung bermain lebih menunggu dan disiplin dalam bertahan, membuat Parma kesulitan menciptakan peluang bersih. Meski demikian, serangan balik La Dea tetap menebar ancaman serius.
Gol ketiga yang dinanti akhirnya lahir pada menit ke-73. Berawal dari penetrasi Nikola Krstović yang berhasil membelah pertahanan tim tamu, ia kemudian menyodorkan umpan kepada Raspadori yang berdiri bebas. Penyerang anyar tersebut dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang kosong, menandai gol debutnya sejak didatangkan dari Atlético Madrid awal bulan ini.
Pesta gol tuan rumah ditutup oleh aksi Nikola Krstović pada masa injury time. Pemain internasional Montenegro tersebut memastikan kemenangan 4-0 bagi Atalanta.
Dengan hasil ini, Atalanta bersiap menatap laga tandang melawan Como pada pekan berikutnya. Sementara itu, bagi Parma, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk mereka yang hanya mampu meraih satu kemenangan dari enam laga terakhir, membuat mereka tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara.
Editor : Redaksi Lombok Post