Langkah strategis ini diambil sekolah untuk mempertajam kompetensi berbahasa serta memperkokoh fondasi komunikasi akademik di lingkungan pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari guru dan siswa.
Tidak hanya sekadar teori, para peserta mendapatkan materi komprehensif. Terutama mengenai Standar Kemahiran (memahami tolok ukur kemahiran bahasa nasional, Teknik Literasi (strategi jitu memahami bacaan dan kaidah kebahasaan) serta Simulasi Digital (praktik langsung menggunakan perangkat digital untuk membiasakan diri dengan format ujian UKBI yang sebenarnya).
Kepala SMAN 9 Mataram, Nengah Istiqomah, M.Pd., menegaskan bahwa bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi, melainkan fondasi utama dalam pembelajaran.
Beliau berharap melalui pelatihan ini, rasa percaya diri warga sekolah dalam menggunakan bahasa Indonesia secara efektif akan meningkat.
"Penguasaan bahasa yang baik adalah kunci komunikasi akademik. Kami ingin mewujudkan pendidikan yang bermutu, berdaya saing, dan cemerlang sesuai visi sekolah," ujar Istiqomah.
Dengan terselenggaranya Diklat ini, SMAN 9 Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan cinta terhadap bahasa pemersatu bangsa.
Editor : Siti Aeny Maryam