Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kawal Pengamanan Lebaran, Polda NTB Kerahkan 1.649 Personel saat Operasi Ketupat

Harli Arl • Jumat, 13 Maret 2026 | 06:00 WIB

OPERASI KETUPAT: Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo mengecek personel saat gelar pasukan Operasi Ketupat Rinjani 2026 di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, kemarin (12/3).
OPERASI KETUPAT: Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo mengecek personel saat gelar pasukan Operasi Ketupat Rinjani 2026 di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, kemarin (12/3).

LombokPost-Operasi Ketupat Rinjani tahun 2026 mulai berlangsung hari ini (12/3) dan berakhir hingga 26 Maret. Polda NTB menyiapkan ribuan personel untuk melakukan pengamanan selama mudik. ”Total personel yang diturunkan 1.649 personel. Terdiri dari personel Polda dan polres jajaran,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo usai gelar pasukan di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, Kamis (12/3).

Pengamanan juga melibatkan stakeholder lain. Di antaranya, personel TNI, Basarnas, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Jika dihitung jumlahnya personel gabungan yang turun sebanyak 3.650 personel.

”Terdiri dari 500 personel, Basarnas 116 dari Basarnas, Dishub (Dinas Perhubungan) 1.259 personel dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) jumlahnya 126 personel,” bebernya.

Baca Juga: Polda NTB Geledah Kantor Dikbudpora Bima, Puluhan Dokumen Dugaan Pungli Tunjangan Guru Disita

Mereka akan memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang melaksanakan mudik atau balik selama libur lebaran. “Total kami menyediakan 35 pos,” ujarnya.

Pos terdiri dari 18 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, dan tujuh pos terpadu. Khusus untuk pos terpadu nantinya akan dijaga personel gabungan. ”Pos terpadu kita buat di pelabuhan dan bandara. Nanti juga ada dibuatkan Pos Pelayanan di terminal,” kata dia.

Menurutnya, pelabuhan dan bandara menjadi tempat yang paling krusial. Potensi kemacetan dan antrean harus diantisipasi di kawasan itu. ”Tujuannya agar proses mudik atau balik tetap lancar,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pada Operasi Ketupat Rinjani tahun ini yang menjadi atensi adalah bencana. Untuk mengantisipasi itu, personel yang bertugas akan terus memantau prakiraan cuaca. ”Kami nanti akan berkoordinasi dengan BPBD dan Basarnas jika ada peristiwa kebencanaan untuk mempercepat proses pertolongan,” ungkapnya.

Baca Juga: AKBP Didik Jadi Tersangka Lagi, Terjerat Peredaran Narkoba yang Ditangani Polda NTB

Jenderal bintang dua itu mengimbau masyarakat yang mudik agar memberitahukan kepada Bhabinkamtibmas atau Babinsa yang bertugas di tingkat kelurahan atau desa. Dengan adanya pemberitahuan itu akan menjadi atensi untuk tetap dilakukan patroli di rumah-rumah mereka. “Ini untuk mengantisipasi menjadi korban pencurian,” kata dia.

Dia berharap, Operasi Ketupat Rinjani tahun ini bisa berjalan aman dan lancar. Sehingga, masyarakat dapat menjalankan libur hari raya dengan nyaman. ”Bisa berkumpul bersama keluarga dengan selamat dan sehat,” harapnya. (arl/r5)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Bandara #polda ntb #pos pengamanan #ribuan personel #Operasi Ketupat #pos pelayanan #pelabuhan