LombokPost--Kabar soal kelangkaan dan kenaikan harga elpiji subsidi 3 kilogram di Lombok sempat membuat masyarakat resah, terutama menjelang Hari Raya.
Namun, Pertamina Patra Niaga memastikan kondisi pasokan tetap aman dan terkendali.
Melalui Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Pertamina menegaskan bahwa distribusi elpiji subsidi terus berjalan lancar, meskipun terjadi lonjakan konsumsi signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Area Manager Communication, Relations & CSR Ahad Rahedi menjelaskan bahwa peningkatan permintaan dipicu oleh momen hari besar keagamaan seperti Hari Raya Nyepi, Idulfitri, hingga tradisi Lebaran Ketupat.
“Stok secara umum dalam kondisi aman. Kendala di lapangan hanya bersifat sementara akibat tingginya penyerapan di tingkat pangkalan,” ujarnya.
Baca Juga: Diimingi Uang Rp 50 Ribu, Kakek di Bima Ajak Cucu Berhubungan Intim
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina telah melakukan langkah strategis berupa penambahan pasokan atau extra dropping sepanjang Maret.
Di Kabupaten Lombok Tengah, tambahan distribusi mencapai 89.600 tabung atau sekitar 13,2 persen dari alokasi bulanan.
Sementara di Kabupaten Lombok Timur, penambahan mencapai 110.320 tabung dengan persentase yang sama.
Tak hanya menambah pasokan, Pertamina juga memperketat pengawasan distribusi.
Penyaluran diprioritaskan ke pangkalan dengan konsumsi tinggi, sekaligus memastikan harga tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Koordinasi dengan pemerintah daerah pun terus diperkuat guna menjaga stabilitas distribusi di lapangan.
Baca Juga: Tembakan Maut Nikola Jokic Bikin Phoenix Suns Menangis di Kandang Sendiri
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan serta menggunakan elpiji subsidi sesuai peruntukannya, yakni bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro.
Pertamina juga mengingatkan agar masyarakat membeli elpiji di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga sesuai ketentuan.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat Lombok tetap terpenuhi, bahkan di tengah lonjakan konsumsi saat momen hari raya.
Di tengah kekhawatiran publik, Pertamina memastikan satu hal: elpiji subsidi tetap tersedia. Kuncinya ada pada distribusi yang tepat dan penggunaan yang bijak oleh masyarakat.
Editor : Kimda Farida