Diserahkan Langsung Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, Ini Sederet Alasan Pentingnya Miliki KIA Sejak Dini

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyerahkan KIA pada seorang anak.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyerahkan KIA pada seorang anak.

 

LombokPost – Kartu Identitas Anak (KIA) kini tidak lagi sekadar menjadi identitas resmi bagi anak di bawah usia 17 tahun. Di sejumlah daerah, kartu tersebut telah dimanfaatkan sebagai salah satu dokumen pendukung untuk membuka rekening tabungan anak di perbankan. 

Melihat manfaat yang terus berkembang itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram semakin menggencarkan penerbitan KIA. Melalui layanan jemput bola di berbagai kegiatan masyarakat.

Plt Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram, Dr. H. Mansur, S.H., M.H., mengatakan kepemilikan KIA kini semakin penting karena tidak hanya berfungsi sebagai identitas kependudukan, tetapi juga mulai digunakan dalam berbagai layanan publik. “Manfaat KIA terus berkembang. Karena itu kami mendorong masyarakat segera mengurusnya agar anak memiliki identitas resmi sejak dini,” ujarnya, Senin (27/7).

Sejumlah bank di Indonesia telah menerima KIA sebagai dokumen pendukung pembukaan rekening tabungan anak. Selain itu, KIA juga dimanfaatkan dalam berbagai layanan administrasi lain, seperti pendaftaran sekolah, pelayanan kesehatan, hingga sejumlah program kerja sama yang dikembangkan pemerintah daerah dengan mitra pelayanan publik.

Karena itu, pemerintah berkepentingan meningkatkan cakupan kepemilikan KIA. Semakin banyak anak memiliki identitas resmi, semakin mudah pula mereka mengakses berbagai layanan.

Untuk mendukung target tersebut, Dukcapil tidak hanya membuka pelayanan di kantor. Pelayanan juga dibawa langsung ke tengah masyarakat melalui sistem jemput bola, baik di sekolah, kegiatan pemerintahan, maupun berbagai agenda pelayanan publik lainnya.

Strategi itu, lanjut Mansur, membuat masyarakat tidak perlu menghabiskan banyak waktu mengantre di kantor Dukcapil. Warga cukup memanfaatkan lokasi pelayanan terdekat ketika petugas membuka layanan di lapangan.

“Kami yang mendekat kepada masyarakat. Dengan begitu pelayanan menjadi lebih cepat, lebih mudah, dan masyarakat tidak harus selalu datang ke kantor,” katanya.

Pelayanan jemput bola juga dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat melengkapi dokumen kependudukan. Selama ini masih ditemukan anak yang belum memiliki KIA maupun Akta Kelahiran karena orang tua menunda pengurusan administrasi.

Baca Juga: Modal Penting Tembus Bank, Ini Alasan Pengusaha Mikro Mataram Wajib Punya NIB Resmi

Padahal, Akta Kelahiran menjadi dasar pencatatan status hukum seorang anak. Sedangkan KIA menjadi identitas resmi yang semakin dibutuhkan dalam berbagai urusan administrasi.

Kedua dokumen tersebut saling melengkapi. Menjadi bagian penting dari perlindungan hak-hak anak.

Mansur berharap masyarakat tidak menunggu sampai dokumen tersebut dibutuhkan. Ia mengimbau orang tua segera mengurus Akta Kelahiran dan KIA sejak anak lahir.

“Agar seluruh layanan publik dapat diakses tanpa kendala administrasi,” tegasnya. 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Kota Mataram manfaat kia kartu identitas anak Dukcapil Mataram Mansur