Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Berkat Bantuan Para Penggemar The Beatles Gitar Bass Höfner Paul McCartney yang Hilang 51 Tahun Itu Ditemukan

Alfian Yusni • Minggu, 18 Februari 2024 | 13:31 WIB
Gitar bass milik Paul McCartney yang telah ditemukan kembali, sejak hilang 51 tahun lalu pada 1972. (The Lost Bass Project/Nick Wass untuk REUTERS)
Gitar bass milik Paul McCartney yang telah ditemukan kembali, sejak hilang 51 tahun lalu pada 1972. (The Lost Bass Project/Nick Wass untuk REUTERS)

LombokPost-Upaya para penggemar The Beatles yang tergabung dalam proyek The Lost Bass Project sejak tahun lalu untuk melacak keberadaan gitar bass Höfner 500/1 1961 Rock and Roll Hall of Famer milik anggota The BeatlesPaul McCartney berakhir dengan happy ending.

''Seseorang yang tinggal di sebuah rumah bertingkat di Hastings di pantai selatan Inggris menghubungi perusahaan Paul McCartney dan kemudian mengembalikan bass tersebut kepada mereka,'' kata pihak Lost Bass Project, Minggu (18/2).

Instrumen tersebut sangat bersejarah mengingat dua album pertama The Beatles berasal dari alat musik yang hilang selama 51 tahun tersebut.

Gitar yang dijuluki sebagai 'alat musik yang hilang paling ikonik sepanjang masa' oleh tim pencari 'The Lost Bass Project' itu sempat digunakan untuk merekam lagu hits grup band asal Inggris pada 1963 berjudul 'She Loves You' dan 'All My Loving'.

Ketika anggota The Lost Bass Project pertama kali bersatu dan mempublikasikan gerakan mereka tahun lalu, mereka berbagi bahwa satu-satunya niat mereka adalah untuk mengembalikan bass itu ke pemilik aslinya.

Paul McCartney .(AFP)
Paul McCartney .(AFP)

''Paul McCartney telah memberi kami begitu banyak hal selama 62 tahun terakhir. Proyek Lost Bass adalah kesempatan kami untuk memberikan sesuatu kepadanya dari penggemar,'' terang mereka.

Pencarian mereka diawali dengan fakta Höfner dicuri dari sebuah van di London pada Oktober 1972. Para penggemar kemudian mengetahui pencuri itu menjualnya kepada pemilik pub Admiral Blake di London dan pergi dari sana.

“Kami menduga bahwa Lost Bass mungkin tinggal di keluarga yang sama sejak saat itu,” kata mereka.

The Lost Bass Project juga membagikan pernyataan tentang betapa senangnya mereka dengan kesuksesan proyek tersebut.

“Kami sangat bangga bahwa kami memainkan peran utama dalam menemukan Lost Bass. Sudah menjadi mimpi sejak 2018 bahwa itu bisa dilakukan. Meskipun banyak yang memberi tahu kami bahwa itu hilang selamanya atau hancur, kami bertahan sampai kembali ke tempatnya,” lanjutnya.

Baca Juga: Di Asia Tenggara Taylor Swift Hanya Konser Di Singapura, PM Thailand : Pemerintah Singapura Amat Cerdik

Instrumen bass tersebut sebenarnya sudah dikembalikan sejak 2023, namun baru diumumkan pada publik pada Kamis (15/2) lalu.

Nick Wass, salah satu pendiri dari tim pencari mengatakan, bahwa gitar bassnya 'agak rusak' dengan retakan di bagian neckbridge yang rusak juga perlu diperbaiki, dan pickup yang sudah tidak berfungsi lagi.

"Tapi mereka bisa diperbaiki, necknya bisa diperbaiki dan kami bisa membuatnya dapat dimainkan lagi," kata Wass.

PAUL McCartney sangat bersyukur gitar bass Höfner miliknya yang telah dicuri 50 tahun lalu, berhasil ditemukan berkat bantuan dari para penggemar setia The Beatles.

''Gitar telah diautentikasi oleh Höfner dan Paul sangat berterima kasih kepada semua yang terlibat,'' tulis keterangan resmi Paul McCartney dilansir dari People.

Pada 2015, sebuah gitar yang dicuri dari mendiang John Lennon pada 1960an terjual seharga USD 2,41 juta atau setara dengan Rp 37 miliar di sebuah lelang di Beverly Hills, California.
 
Orang yang memilikinya mengatakan dia awalnya membelinya tanpa mengetahui bahwa pemiliknya adalah Lennon.***
 

 

Editor : Alfian Yusni
#The Beatles #Gitar Bass #musik #Paul McCartney #happy ending #The Lost Bass Project