LombokPost-Upaya para penggemar The Beatles yang tergabung dalam proyek The Lost Bass Project sejak tahun lalu untuk melacak keberadaan gitar bass Höfner 500/1 1961 Rock and Roll Hall of Famer milik anggota The Beatles, Paul McCartney berakhir dengan happy ending.
''Seseorang yang tinggal di sebuah rumah bertingkat di Hastings di pantai selatan Inggris menghubungi perusahaan Paul McCartney dan kemudian mengembalikan bass tersebut kepada mereka,'' kata pihak Lost Bass Project, Minggu (18/2).
Instrumen tersebut sangat bersejarah mengingat dua album pertama The Beatles berasal dari alat musik yang hilang selama 51 tahun tersebut.
Gitar yang dijuluki sebagai 'alat musik yang hilang paling ikonik sepanjang masa' oleh tim pencari 'The Lost Bass Project' itu sempat digunakan untuk merekam lagu hits grup band asal Inggris pada 1963 berjudul 'She Loves You' dan 'All My Loving'.
Ketika anggota The Lost Bass Project pertama kali bersatu dan mempublikasikan gerakan mereka tahun lalu, mereka berbagi bahwa satu-satunya niat mereka adalah untuk mengembalikan bass itu ke pemilik aslinya.
''Paul McCartney telah memberi kami begitu banyak hal selama 62 tahun terakhir. Proyek Lost Bass adalah kesempatan kami untuk memberikan sesuatu kepadanya dari penggemar,'' terang mereka.
Pencarian mereka diawali dengan fakta Höfner dicuri dari sebuah van di London pada Oktober 1972. Para penggemar kemudian mengetahui pencuri itu menjualnya kepada pemilik pub Admiral Blake di London dan pergi dari sana.
“Kami menduga bahwa Lost Bass mungkin tinggal di keluarga yang sama sejak saat itu,” kata mereka.
The Lost Bass Project juga membagikan pernyataan tentang betapa senangnya mereka dengan kesuksesan proyek tersebut.
“Kami sangat bangga bahwa kami memainkan peran utama dalam menemukan Lost Bass. Sudah menjadi mimpi sejak 2018 bahwa itu bisa dilakukan. Meskipun banyak yang memberi tahu kami bahwa itu hilang selamanya atau hancur, kami bertahan sampai kembali ke tempatnya,” lanjutnya.
Instrumen bass tersebut sebenarnya sudah dikembalikan sejak 2023, namun baru diumumkan pada publik pada Kamis (15/2) lalu.
Nick Wass, salah satu pendiri dari tim pencari mengatakan, bahwa gitar bassnya 'agak rusak' dengan retakan di bagian neck, bridge yang rusak juga perlu diperbaiki, dan pickup yang sudah tidak berfungsi lagi.
PAUL McCartney sangat bersyukur gitar bass Höfner miliknya yang telah dicuri 50 tahun lalu, berhasil ditemukan berkat bantuan dari para penggemar setia The Beatles.
''Gitar telah diautentikasi oleh Höfner dan Paul sangat berterima kasih kepada semua yang terlibat,'' tulis keterangan resmi Paul McCartney dilansir dari People.
Editor : Alfian Yusni