Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hamdan ATT Meninggal Dunia, Raja Dangdut Melankolis ‘Termiskin di Dunia’ Tutup Usia dengan Tenang

Alfian Yusni • Rabu, 2 Juli 2025 | 13:25 WIB
Hamdan ATT
Hamdan ATT

LombokPost - Dunia hiburan tanah air kembali kehilangan sosok besar. Hamdan ATT meninggal dunia dalam usia 76 tahun pada Selasa, 1 Juli 2025 pukul 12.00 WIB.

Penyanyi dangdut legendaris ini tutup usia dengan tenang di kediamannya setelah bertahun-tahun berjuang melawan komplikasi penyakit.

Kabar duka bahwa Hamdan ATT meninggal dunia disampaikan langsung oleh putrinya, Aisyah Kamaliah.

“Betul, ayah meninggal dunia pukul 12.00 siang,” ujar Aisyah saat dihubungi awak media.

Hamdan ATT dikenal sebagai raja dangdut melankolis yang populer lewat lagu legendaris "Termiskin di Dunia", dan menjadi ikon lintas generasi dalam industri musik Indonesia.

Derita Penyakit Menahun

Dalam delapan tahun terakhir, kondisi kesehatan Hamdan ATT memang kerap menurun. Tahun 2017, ia mengalami stroke dan pecah pembuluh darah di otak. Ia sempat kritis dan menjalani perawatan intensif.

Tak berhenti di situ, pada 2021 stroke kembali menyerangnya, hingga dipasangi selang di otaknya. Desember 2022, terjadi lagi pendarahan yang memaksa dirinya masuk ruang ICU.

Memasuki Maret 2025, kondisi Hamdan ATT kian memburuk. Ia harus menjalani perawatan dengan ventilator dan trakeostomi, karena mengalami infeksi dan penurunan fungsi ginjal.

“Memang sejak awal tahun, ginjalnya bermasalah dan berujung komplikasi,” ujar Aisyah.

 

Meski begitu, dokter sempat menyatakan jantung Hamdan ATT masih dalam kondisi aman dan diperbolehkan rawat jalan. Namun takdir berkata lain.

Tutup Usia dengan Tenang

Menurut keterangan Aisyah, Hamdan ATT meninggal dunia dalam kondisi sangat tenang, seperti orang yang tertidur.

“Ketika napas terakhir, ayah seperti sedang tidur. Sangat damai dan lega,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Aisyah bersyukur kepergian sang ayah tidak disertai kesakitan.

“Ini mungkin jawaban dari doa saya, agar ayah pergi dalam keadaan tidak terlalu sakit. Sudah cukup waktunya saya berbakti,” ucapnya.

Ikon Dangdut yang Tak Pernah Pudar

Hamdan ATT memulai perjalanan musiknya sejak remaja. Ia menapaki karier dari panggung kecil sebelum akhirnya dikenal luas pada 1970-an, saat dangdut mulai menjadi identitas musik rakyat.

Puncak karier Hamdan ATT terjadi pada dekade 1980 hingga 1990-an. Ia merilis banyak hits yang masih dikenang hingga kini, seperti "Termiskin Di Dunia", “Doa Suci”, “Air Mata Darah”, dan “Bekas Pacar.” Albumnya seperti "Luka Lama", "Sengsara Menjadi Warisan", hingga "Hidup Dalam Dosa" laris di pasaran.

Berbeda dari pedangdut lain yang cenderung ekspresif, Hamdan ATT tampil sederhana dan emosional. Suaranya yang mendayu jadi ciri khas yang tak tergantikan.

Pada 2021, meski dalam kondisi sakit, ia dianugerahi Lifetime Achievement Award dalam ajang Indonesian Dangdut Awards.

 

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa eksistensinya tetap diakui di kancah musik nasional.

Lagu-Lagunya Masih Dikenang

Meski tak lagi aktif di atas panggung, karya Hamdan ATT tetap hidup. Lagu-lagunya masih sering diputar ulang, dibawakan penyanyi baru, bahkan viral dalam konten nostalgia di YouTube dan TikTok.

Kepergian Hamdan ATT meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi penikmat musik dangdut tanah air.

Sosoknya akan selalu dikenang sebagai penyanyi dangdut legendaris yang menghidupkan nuansa melankolis dengan penuh penghayatan. (***)

Editor : Alfian Yusni
#meninggal dunia #hamdan att #raja dangdut melankolis #Termiskin di Dunia