LombokPost - Pemerintah resmi meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 guna menyambut bulan Ramadan dan libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Kebijakan ini mencakup diskon transportasi besar-besaran, skema kerja fleksibel (Work From Anywhere), hingga bantuan pangan gratis untuk menjaga daya beli masyarakat.
Peluncuran dilakukan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026), yang dihadiri oleh jajaran menteri kabinet, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Mensesneg Prasetyo Hadi.
"Tahun ini, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dengan total anggaran Rp911,16 miliar yang berasal dari APBN maupun non-APBN," ujar Menko Airlangga Hartarto.
Rincian Diskon Transportasi Lebaran 2026
Pemerintah menargetkan jutaan penumpang dapat menikmati tarif murah dengan rincian sebagai berikut.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tahan Lapar, Inilah 5 Bekal Utama Menjemput Bulan Suci Ramadan
Kereta Api: Diskon 30% (Periode 14–29 Maret 2026). Pesawat Terbang: Diskon 17-18% (Kelas ekonomi domestik, periode 14–29 Maret 2026). Kapal Laut (Pelni): Diskon 30% (Periode 11 Maret–5 April 2026). Penyeberangan (ASDP): Diskon 100% untuk jasa kepelabuhanan (Periode 12–31 Maret 2026).
Kebijakan WFA 5 Hari
Untuk mengurai kepadatan arus mudik dan memberikan fleksibilitas bagi pekerja, pemerintah menetapkan skema Work From Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement (FWA) selama lima hari, yaitu pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Pemerintah Alokasikan Bansos Rp 2,3 Triliun untuk Korban Bencana Alam
Kebijakan ini berlaku bagi ASN melalui SE Menteri PANRB dan pekerja swasta melalui SE Menteri Ketenagakerjaan.
Bantuan Pangan Skala Besar
Guna memperkuat daya beli masyarakat di lapisan bawah, pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.
Bantuan ini diberikan sekaligus untuk dua bulan kepada 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari desil 1-4, dengan total anggaran mencapai Rp11,92 triliun.
"Kami meminta Pemda dan K/L terkait untuk mendukung kelancaran logistik agar bantuan pangan ini sampai tepat waktu kepada masyarakat," tegas Airlangga.
Editor : Kimda Farida