Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Langkah Cepat Kurangi Polusi Udara Jelang KTT ASEAN

Wahidi Akbar Sirinawa • Sabtu, 26 Agustus 2023 | 11:27 WIB

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama
Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama
 

 

JAKARTA-Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan diri menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43, yang akan digelar di Jakarta pada 1-7 September mendatang.

Salah satu hal yang menjadi perhatian pemerintah adalah mengurangi polusi udara di Ibu Kota, yang semakin memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama mengatakan, pemerintah sangat mengatensi kualitas udara di Jakarta, terutama menjelang KTT ASEAN. Apalagi KTT ini akan banyak menggelar kegiatan di luar ruangan, seperti gala dinner di Hutan Kota GBK.

Pemerintah telah menetapkan dua rencana jangka pendek untuk mengurangi polusi udara jelang KTT ASEAN. Pertama, kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di Jakarta. ”Sudah ada edaran dari KemenpanRB dan Pemprov DKI bagi ASN. Untuk ASN wajib 50 persen, 75 persen saat hari-H. Untuk swasta ada imbauan. Diharapkan ini akan mengurangi polusi,” lanjutnya.

Sebelumnya, Setya menjelaskan, pemerintah juga telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengantisipasi cuaca. Namun, BMKG melaporkan bahwa tidak akan ada hujan hingga tanggal penyelenggaraan KTT ASEAN.

”Modifikasi cuaca, menurut BMKG tidak bisa sampai tanggal penyelenggaraan, tidak ada awan hujan, sehingga harus melakukan WFH untuk mengurangi polusi," kata Setya.

Kedua, pemerintah akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sebagian jalan di Jakarta. Ini akan dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan di Jakarta saat KTT ASEAN berlangsung.

”Bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan emisi kendaraan,” tegas Setya.

Selain itu, pemerintah mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan bermotor selama KTT ASEAN berlangsung. Masyarakat diimbau menggunakan transportasi umum atau berjalan kaki.

Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas udara di Jakarta. Selain dengan menerapkan rencana jangka pendek, pemerintah juga akan melakukan berbagai upaya jangka panjang, seperti uji emisi kendaraan dan pembangunan infrastruktur transportasi publik.

”Kami berharap, dengan berbagai upaya ini, kualitas udara di Jakarta dapat terus membaik,” kata Setya.

Menurutnya, KTT ke-43 ASEAN menjadi momentum terbaik bagi pemerintah mengambil tindakan serius dalam mengatasi masalah polusi udara di Jakarta. Mengingat KTT ASEAN menjadi sorotan berbagai media di dalam negeri maupun internasional. (dit)

Editor : Redaksi
#KTT ASEAN 2023