LombokPost-Sejumlah media massa Internasional turut menyoroti peristiwa erupsi Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat.
Sebelumnya diberitakan, Gunung dengan ketinggian 2.891 tersebut meletus sekitar pukul 14.53 WIB, Minggu (3/12/2023) dan radius mencapai tiga km.
Sebuah media massa internasional Reuters turut menyoroti letusan tersebut dengan menuliskan jumlah korban yang tewas serta hilang.
“Sebelas pendaki ditemukan tewas di Indonesia pada Senin setelah letusan gunung berapi Marapi di Sumatera Barat, ketika pencarian untuk menemukan 12 orang lagi yang hilang untuk sementara dihentikan karena masalah keselamatan,” tulis Reuters, dikutip dari Jawa Pos.
Reuters juga menyoroti wilayah Indonesia yang terletak pada cincin gunung api dunia dengan jumlah 127 gunung berapi aktif.
Sebuah media asal Britania Raya, The Daily Star juga turut menyorot peristiwa tersebut dengan menulis judul berita ‘11 pendaki tewas saat gunung berapi di Indonesia meletus, pencarian ditunda’.
Sementara itu media asal Qatar, Al – Jazeera juga menuliskan ‘Pihak berwenang mengatakan 75 orang berada di daerah tersebut ketika gunung berapi Sumatera Barat meletus pada hari Minggu’.
Al Jazeera juga menyoroti letusan gunung berapi di Indonesia yang paling mematikan pernah terjadi pada tahun 1979. (hiu)
Editor : Prihadi Zoldic