Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Paus Leo XIV Terpilih, Menag RI Sambut Pesan Damai Dunia

Alfian Yusni • Jumat, 9 Mei 2025 | 13:14 WIB

 

Paus Leo XIV.
Paus Leo XIV.

LombokPost -  Dunia menyambut pemimpin baru Gereja Katolik. Kardinal Robert Francis Prevost asal Amerika Serikat resmi terpilih sebagai Paus ke-267 menggantikan mendiang Paus Fransiskus. Ia memilih nama kepausan Paus Leo XIV.

Menteri Agama RI, KH Nasaruddin Umar , menyampaikan ucapan selamat dan harapan tulus atas terpilihnya pemimpin umat Katolik sedunia tersebut.

Dalam pernyataannya, Menag mengapresiasi pesan perdamaian yang disampaikan Paus Leo XIV dalam pidato perdananya usai proses konklaf yang berlangsung sejak 7 Mei 2025 di Vatikan.

Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar. (Foto: instagram)
Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar. (Foto: instagram)

“Selamat atas terpilihnya Paus Leo XIV sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik dunia. Pesan damai sejahtera yang beliau sampaikan adalah suara hati umat manusia di seluruh belahan dunia,” tutur Menag di Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Paus Baru, Harapan Baru

Kardinal Robert, yang kini dikenal sebagai Paus Leo XIV, adalah Paus pertama dari Amerika Serikat.

Ia juga memiliki kewarganegaraan Peru. Terpilih dalam usia 69 tahun, sosoknya dikenal sebagai pemimpin moderat dan ramah dialog.

Dalam pidato 10 menit yang penuh keteduhan, Paus Leo memuji sosok pendahulunya, Paus Fransiskus, yang ia sebut sebagai "suara lembut namun penuh keberanian." Ia juga mengajak Gereja untuk menjadi ruang misi yang terbuka bagi siapa saja.

“Gereja harus membangun jembatan, bukan tembok. Kita harus selalu membuka tangan untuk siapa pun yang membutuhkan cinta, kehadiran, dan kasih kita,” ujarnya.

 

Lanjutkan Warisan Perdamaian Paus Fransiskus

Menag Nasaruddin juga menyoroti komitmen Paus Leo XIV yang akan melanjutkan perjuangan mendiang Paus Fransiskus dalam diplomasi lintas iman dan isu kemanusiaan.

Ia mengenang momen penting ketika Paus Fransiskus menandatangani Dokumen Persaudaraan Manusia bersama Grand Syekh Al-Azhar pada 2019, serta Deklarasi Istiqlal bersama Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, pada September 2024.

“Deklarasi Istiqlal adalah simbol kolaborasi iman demi menjaga kemanusiaan dan lingkungan. Kami berharap nilai-nilai ini terus tumbuh dalam kepemimpinan Paus Leo XIV untuk dunia yang lebih humanis, adil, dan berkelanjutan,” kata Menag.

Sebanyak 113 kardinal berkumpul di Vatikan untuk memilih pemimpin baru. Setelah dua hari proses konklaf yang intens, akhirnya asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina—tanda terpilihnya Paus baru.

Nama Paus Leo XIV kini menjadi simbol harapan umat Katolik di seluruh dunia. Dari Vatikan, suara damai itu kini menggema—mengingatkan dunia bahwa di tengah berbagai krisis, dialog, kasih, dan kehangatan iman masih menjadi cahaya yang bisa diandalkan. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#KH Nasaruddin Umar #pemimpin baru Gereja Katolik #Paus Leo XIV #Kardinal Robert Francis Prevost #Menag RI #pesan damai