Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Peran Gen Z Buat QRIS Semakin Melambung, Dari Belanja di Mall hingga Beli Jajanan Cendol

Rosmayanthi • Rabu, 21 Mei 2025 | 18:51 WIB

Bukan hanya jago kandang, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sekarang telah berhasil tembus ASIA, bukti teknologi digital Indonesia diakui dunia.
Bukan hanya jago kandang, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sekarang telah berhasil tembus ASIA, bukti teknologi digital Indonesia diakui dunia.
LombokPost - Luar biasa, ternyata peran Gen Z buat QRIS semakin melambung. Hal disebabkan aktifitas transaksi Gen Z dari belanja di mall hingga beli jajanan cendol semuanya menggunakan QRIS.

Peran Gen Z buat QRIS semakin melambung, diungkap Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam video monolog bertajuk “Scan QRIS-nya: Ini Tentang Kedaulatan Ekonomi Bangsa,”

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, dikutip Minggu (18/5/2025) Gibran menyebut peran Gen Z buat QRIS semakin melambung, dari belanja di Mall hingga beli jajanan cendol.

Hingga Maret 2025, Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS telah menembus lebih dari 56 juta orang dengan jumlah merchant mencapai lebih dari 38 juta.

Volume transaksi QRIS meningkat 173 persen dibanding tahun sebelumnya, mencapai lebih dari 1 miliar transaksi. 

“Nilai transaksinya juga meningkat 149 persen dibanding tahun lalu, atau mencapai Rp 104 triliun. Besar sekali,” ungkap Wapres.

Wapres memberi apresiasi kepada generasi Z sebagai motor penggerak utama adopsi QRIS dalam kehidupan sehari-hari. Karena peran Gen Z buat QRIS semakin melambung, dari belanja di Mall hingga beli jajanan cendol.

"Aktifitas transaksi Gen Z dari belanja di mall hingga beli jajanan cendol semuanya menggunakan QRIS," ungkap Wapres.

Wapres juga mengucapkan terima kasih kepad Gen Z karena kecepatan dan kemampuan Gen Z dalam mengadopsi teknologi baru memberi manfaat terhadap pengembangan produk teknologi dalam negeri.

Wapres menilai, penggunaan QRIS kini tidak hanya di pusat perbelanjaan modern, tetapi juga menjangkau pedagang kaki lima hingga donasi di masjid.

“Belanja barang di mal, jajan cendol, kerak telur, seblak di pedagang kaki lima, atau bahkan memberikan donasi di masjid, bisa hanya dengan menggunakan HP melalui QRIS,” kata Wapres. 

Wapres menambahkan, QRIS mendorong percepatan inklusi keuangan di Tanah Air, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sistem pembayaran ini menjadi solusi praktis tanpa bergantung pada uang tunai, kartu, maupun mesin Electronic Data Capture (EDC). 

“QRIS tidak hanya memudahkan customer, tapi juga memberikan manfaat bagi pedagang kaki lima, usaha rumahan, dan UMKM,” tuturnya. 

Menurut Gibran, saat ini sebanyak 93 persen merchant pengguna QRIS berasal dari sektor UMKM, menandakan proses adopsi digital yang semakin meluas di kalangan pelaku usaha kecil. 

Sebelum 2019, lanjut Wapres, sistem pembayaran di Indonesia masih tergolong rumit, baik secara daring maupun luring. Masyarakat harus melalui banyak tahapan dan sering dikenai biaya tambahan antarbank.

Selain itu, penggunaan uang tunai dan kartu masih mendominasi, dengan kendala antrean panjang dan keterbatasan mesin EDC yang umumnya hanya tersedia di toko besar. Namun, kondisi itu kini berubah.

 “Transaksi pembayaran bisa dilakukan dengan lebih mudah dan luas, bahkan tanpa perlu membawa dompet, uang tunai, atau kartu. Cukup dengan menggunakan QRIS melalui ponsel,” ujar Wapres. 

Kebanggaan atas prestasi QRIS yang berhasil tembus ASIA diungkap Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam video monolog bertajuk “Scan QRIS-nya: Ini Tentang Kedaulatan Ekonomi Bangsa,”.
Kebanggaan atas prestasi QRIS yang berhasil tembus ASIA diungkap Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam video monolog bertajuk “Scan QRIS-nya: Ini Tentang Kedaulatan Ekonomi Bangsa,”.

Wapres menegaskan pentingnya mendukung teknologi lokal seperti QRIS demi mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berdaulat.

Apa itu QRIS?

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar kode QR nasional yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) untuk memfasilitasi pembayaran digital melalui kode QR di Indonesia. 

QRIS memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai transaksi seperti pembayaran, transfer dana, tarik tunai, dan setor tunai dengan hanya memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran digital yang kompatibel.

Berarti setiap aplikasi pembayaran digital yang terintegrasi dengan QRIS akan bisa saling berinteraksi dan menerima pembayaran dari pengguna lain.

Dengan QRIS, pembayaran bisa dilakukan lebih mudah dan cepat, tanpa perlu menggunakan uang tunai atau kartu. 

QRIS juga bisa diakses melalui aplikasi e-wallet, mobile banking, dan platform pembayaran digital lainnya yang sudah mendukung.

QRIS membantu mengintegrasikan berbagai sistem pembayaran digital sehingga konsumen dan pedagang dapat bertransaksi dengan mudah dan efisien. 

Dengan QRIS, diharapkan lebih banyak orang, terutama UMKM, dapat mengakses dan menggunakan pembayaran digital.

Adapun manfaat QRIS sebagai berikut:

1. Bagi Komsumen

QRIS memberikan kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi, serta keamanan karena pembayaran dapat dilakukan tanpa menggunakan uang tunai.

2. Bagi pedagang/merchant

QRIS membantu meningkatkan penjualan, memudahkan pengelolaan transaksi, dan memperluas jangkauan pembayaran. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#UMKM #peran #mall #bayar #transaksi #Gen Z #belanja #QRIS