Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Indonesia Diprediksi Alami Kemarau Basah Hingga Agustus 2025, BMKG Ingatkan Potensi Curah Hujan Abnormal

Sanchia Vaneka • Jumat, 23 Mei 2025 | 19:35 WIB

 

Indonesia akan alami kemarau basah
Indonesia akan alami kemarau basah
LombokPost – Meskipun secara umum Indonesia memasuki musim kemarau, sejumlah besar wilayah di tanah air masih diguyur hujan deras. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena ini, yang dikenal sebagai "kemarau basah," diperkirakan akan berlanjut hingga Agustus 2025.

Kondisi cuaca yang tidak biasa ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak yang ditimbulkannya.

Menurut situs resmi BMKG, prakiraan kemarau basah ini mengindikasikan curah hujan di atas normal untuk periode Juni hingga Agustus 2025.

Data menunjukkan bahwa sejumlah proyek BMKG yang terdampak akan mengalami peningkatan curah hujan abnormal. Pada Juli, angka ini diproyeksikan mencapai 75,3%, dan pada Agustus, bahkan meningkat hingga 84,94%.

Dampak dari kemarau basah ini sangat signifikan. Peningkatan curah hujan di luar musimnya berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, dan angin puting beliung di berbagai daerah. Sektor pertanian, khususnya tanaman yang sensitif terhadap kelebihan air, juga berisiko mengalami gagal panen.

Infrastruktur, terutama di daerah rawan banjir, perlu diwaspadai terhadap potensi kerusakan.
Imbauan dan Antisipasi dari Pemerintah
Menyikapi prakiraan ini, pemerintah dan BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah antisipasi.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#kemarau #iklim #bmkg #cuaca #Hujan