LombokPost – Demi lancarnya penyelenggaraan ibadah haji di tahun ini, Tim DPR RI akan mengawasi secara langsung 5 aspek penting selama berada di Arab Saudi.
Mengingat, Timwas Haji DPR RI telah menemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan ibadah haji di tahun ini. Seperti, keberangkatan jemaah haji gelombang pertama.
Anggota Timwas Haji DPR RI, Selly Andriany Gantina mengatakan, saat itu, ada keterlambatan bagasi hingga delapan hari, serta pemisahan jemaah dalam satu kloter ke beberapa syarikah.
Untuk itu, Timwas pun akan memverifikasi secara langsung apakah permasalahan tersebut sudah ditangani dengan baik. Selain itu, pihaknya juga menemukan masalah tentang kebijakan penyatuan kembali jemaah suami istri atau anggota keluarga di Mekkah.
"Kami berharap keberadaan Timwas di sana bisa memberikan solusi atas kendala yang sudah terjadi dan mencegah permasalahan serupa di gelombang berikutnya," papar Anggota Komisi VIII DPR RI ini.
Diketahui, Timwas DPR RI mulai berangkat ke Tanah Suci, Selasa, 27 Mei 2025 melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Selly mengatakan bahwa, keberangkatan Timwas tersebut bertujuan untuk mengawasi secara langsung penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025.
Selain itu, pihaknya juga bertugas untuk memastikan pelayanan jemaah haji Indonesia berjalan dengan lancar, sesuai standar.
Terdapat 5 aspek penting yang akan menjadi fokus Timwas dalam menjalankan tugasnya di Arab Saudi.
Selly mengatakan bahwa pihaknya akan meninjau sejumlah aspek dalam pelaksanaan haji di tahun ini, antara lain konsumsi, akomodasi, transportasi, pelayanan, serta Sumber Daya Manusia (SDM) petugas haji.
"Soalnya, berhasil atau tidaknya pengawasan haji sangat ditentukan oleh kualitas SDM, baik dari petugas haji maupun kami selaku pengawas,” paparnya.
Dengan keberangkatan Timwas ini, DPR RI menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi pengawasan secara optimal demi kelancaran dan kenyamanan jemaah haji Indonesia
“Mudah-mudahan perjalanan ini diberi kemudahan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala," papar anggota Fraksi PDIP DPR RI ini.***
Editor : Siti Aeny Maryam