Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Agam Rinjani, Menjadi Pahlawan Penyelamat Juliana Marins Ditengah Hujatan Netizen

Rosmayanthi • Jumat, 27 Juni 2025 | 17:43 WIB

Agam Rinjani, menjadi pahlawan penyelamat Juliana Marins ditengah hujatan netizen gara-gara hanya mampu mengevakuasi jasad.
Agam Rinjani, menjadi pahlawan penyelamat Juliana Marins ditengah hujatan netizen gara-gara hanya mampu mengevakuasi jasad.
LombokPost - Nama Agam Rinjani makin viral sejak kasus jatuhnya Juliana Marins bule asal Brasil di jurang Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

Betapa Tidak? Proses evakuasi Juliana Marins sejak dia jatuh di jurang Gunung Rinjani menjadi sorotan dunia.

Terlebih ketika Tim SAR mengumumkan Juliana Marins dalam keadaan meninggal dunia tiga hari setelah jatuh. Banyak sekali hujatan datang dari netizen, yang menuding Juliana Marins meninggal karena kedinginan dan kelaparan akibat proses evakuasi yang lambat.

Agam Rinjani pun tak luput dari gempuran hujatan netizen. Pasalnya, dialah orang pertama yang mampu menjangkau posisi Juliana Marins setelah terjatuh dan mengabarkan jika Juliana Marins sudah meninggal dunia.

Niat menolong pun berakhir dengan cibiran dan hinaan netizen. Agam Rinjani pun tak luput dari fitnahan netizen yang membuat spekulasi-spekulasi penilaian yang menyimpang dari kenyataan. Seolah tim penyelamat menyepelekan keselamatan Juliana Marins.

Agam Rinjani tak menanggapi hinaan dan cacian netizen dengan emosi. Dia justru membalasnya dengan membagikan video saat dia berupaya menyelamatkan Juliana Marins.

Agam Rinjani pun mulai menarik simpati jagat maya setelah membagikan video saat dirinya mengevakuasi jenazah Juliana Marinsdari jurang dengan kedalaman 600 meter.

Bagaimana terjal dan bahayanya jurang yang dia turuni dan daki saat membawa jasad Juliana Marins. Termasuk saat Agan Rinjani tidur ditebing jurang Rinjani bersama jasad Juliana Marins.

Dalam satu unggahan Agam Rinjani di akun Instagram @agam_rinjani, Agam dan tim terpaksa melakukan flying camp di lokasi jatuhnya Juliana Marins karena medan yang sangat ekstrem dan hari sudah gelap. 

"Kami menginap di pinggir tebing yang curam 590 meter bersama Juliana satu malam, dengan memasang anchor supaya tidak ikut meluncur lagi 300 meter," tulis Agam Rinjani dalam unggahan tersebut.

Sikap netizen pun berbalik arah 180 derajat. Agam Rinjani sekarang dijuluki pahlawan oleh netizen dan media Brasil usai video evakuasi Juliana Marins menyebar di media sosial.

Beberapa netizen Brasil menjuluki Agam Rinjani sebagai pahlawan yang sebenarnya karena berani dan tetap teguh menghadapi rintangan berat demi mengevakuasi Juliana Marins di pinggir tebing. 

Kata-kata pujian seperti "pahlawan", "pejuang", "kami mencintaimu", "kuat" dilontarkan netizen Brasil atas keberanian Agam Rinjani. 

"Pria itu membayar tiketnya sendiri, turun ke bawah untuk mencari seseorang yang bahkan tidak dikenalnya, tidur di samping mayat agar tidak 'tersesat' lagi. Dan mereka masih mengatakan tidak ada pahlawan super? Ada! Dan mereka adalah orang-orang paling manusiawi dan rendah hati yang bisa kita lihat! Pria ini pantas mendapatkan yang terbaik dalam hidup," tulis akun profil seorang wanita.

Media Brasil, Globo, melaporkan bahwa keluarga Juliana juga mengucapkan terima kasih kepada Agam dan relawan lainnya bernama Tyo. 

Agam Rinjani pun mulai menarik simpati jagat maya setelah membagikan video saat dirinya mengevakuasi jenazah Juliana Marinsdari jurang dengan kedalaman 600 meter.
Agam Rinjani pun mulai menarik simpati jagat maya setelah membagikan video saat dirinya mengevakuasi jenazah Juliana Marinsdari jurang dengan kedalaman 600 meter.

"Kami sangat berterima kasih kepada para relawan yang dengan berani mengajukan diri untuk membantu mempercepat proses penyelamatan Juliana," kata keluarga korban.

Editor : Siti Aeny Maryam
#rinjani #jurang #jatuh #Agam #Juliana