Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

16 Ribu Undangan Hadiri Peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI

Yuyun Kutari • Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:52 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi saat memberikan keterangannya kepada awak media, Selasa (12/8).
Mensesneg Prasetyo Hadi saat memberikan keterangannya kepada awak media, Selasa (12/8).

LombokPost - Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) memastikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2025 di Istana Merdeka, Jakarta, akan dihadiri oleh total 16 ribu tamu undangan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangannya kepada media, Selasa (12/8). 

Menurut Mensesneg, jumlah undangan tersebut akan dibagi dalam dua sesi utama, yakni sesi pagi dan sore hari, masing-masing dihadiri oleh 8.000 orang. “Rencananya pada setiap sesi, pagi dan sore hari, masing-masing akan dihadiri oleh 8.000 undangan,” ungkap Prasetyo.

Baca Juga: Ketua Bhayangkari Lombok Utara Gelorakan Semangat Merah Putih dari Pesisir hingga Perbatasan

Ia menjelaskan bahwa panitia terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat dalam merayakan momen penting ini.

Namun, ia juga menyampaikan permohonan maaf karena keterbatasan kapasitas di kawasan Istana Merdeka membuat tidak semua masyarakat yang ingin hadir bisa ditampung.

“Dalam kesempatan ini kami juga, selaku pribadi dan mewakili panitia, memohon maaf kalau memang karena keterbatasan tempat maka banyak masyarakat yang sebenarnya antusias ingin ikut hadir merayakan. Tetapi sekali lagi karena keterbatasan tempat tidak bisa semuanya tertampung,” ucapnya.

Baca Juga: Ribuan Jamaah Ikut Zikir Kebangsaan dan Ikrar Bela Negara di Masjid Istiqlal, Jelang Peringatan HUT RI Ke-80

Terkait dengan ketentuan busana dalam rangkaian upacara di Istana, Mensesneg menjelaskan bahwa seluruh tamu undangan resmi diharapkan mengenakan pakaian adat, sebagaimana tradisi yang telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini bertujuan untuk menonjolkan kekayaan budaya Indonesia serta memperkuat semangat kebhinekaan dalam perayaan kemerdekaan.

Sementara itu, untuk masyarakat umum yang turut hadir atau menyaksikan di sekitar area Istana, tidak ada kewajiban khusus mengenai jenis pakaian yang dikenakan. Namun, Mensesneg mendorong partisipasi masyarakat dalam nuansa semangat nasionalisme, misalnya dengan mengenakan pakaian berwarna merah atau putih.

“Yang penting semangatnya. Nuansanya kalau memang di rumah punya baju warna merah, ada nuansa merah putihnya, berkenan dipakai ya alhamdulillah,” ujarnya.

Baca Juga: Sambut HUT RI ke-80, Ditpolairud Polda NTB Bagikan Sembako dan Bendera ke Warga Pesisir Sumbawa Barat dan Lombok Barat

Dalam pernyataannya, Prasetyo juga menyoroti semangat partisipatif yang sangat kuat dalam penyelenggaraan HUT RI tahun ini. Ia menyebutkan bahwa beragam pengisi acara dari unsur masyarakat, lembaga pemerintah, hingga kelompok seni turut berkontribusi dalam rangkaian kegiatan di Istana Merdeka.

Menurutnya, panitia terbuka terhadap berbagai ide dan masukan yang terus berdatangan dari berbagai kalangan, asalkan tidak mengganggu jalannya acara inti. Fleksibilitas ini menjadi salah satu cerminan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya milik pemerintah, tetapi juga masyarakat luas.

“Banyak sekali (masukan), karena memang juga masukan atau ide itu juga dinamis ya. Jadi ada yang kemudian mengusulkan untuk ditambahkan ini. Dan bagi kami panitia, sepanjang itu bisa diakomodir, tidak mengganggu acara inti, acara pokok, nggak ada masalah. Karena toh semangatnya semua ingin ikut berpartisipasi,” jelasnya.

Baca Juga: Guru PAUD Hingga Honorer Dapat Kado HUT RI Ada Bantuan Tunai Hingga Beasiswa Kuliah S-1/D-4, Penerima Bantuan Harus Terdaftar di Dapodik

Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 ini dipastikan akan menjadi salah satu perayaan terbesar dalam sejarah peringatan kemerdekaan RI, dengan konsep inklusif, meriah, dan sarat makna. Pemerintah berharap semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air dapat semakin tumbuh melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam momentum bersejarah ini.

Editor : Prihadi Zoldic
#kemerdekaan #Kementerian Sekretariat Negara #HUT ke-80 #istana merdeka #republik indonesia