Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kata-kata Sri Mulyani Usai Rumah Dijarah Massa, Sampaikan Terimakasih hingga Singgung Etika

Habibul Adnan • Selasa, 2 September 2025 | 11:46 WIB

Sri Mulyani
Sri Mulyani
LombokPost - Menteri Keuangan Sri Mulyani angkat suara usai rumahnya dijarah massa. Ini kata-kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyampaikan terimakasih atas tindakan massa dengan menjarah rumahnya. Dia juga menyinggung soal etika.

Sri Mulyani memberikan tanggapan atas penjarahan rumahnya, melalui akun media sosialnya.

Beberapa waktu setelah terjadi penjarahan di kediamannya,, Sri Mulyani membuat pernyataan di akun medsosnya.

Sri Mulyani dalam pernyataannya mengucapkan terimakasih. Dia juga bahkan menyinggung soal etika.

"Terimakasih atas simpati, doa, kata-kata bijak, dan dukungan moral semua pihak dalam menghadapi musibah ini," kata Sri Mulyani mengawal tulisannya.

Kata dia, dirinya sangat memahami bahwa membangun Indonesia adalah sebuah perjuangan yang tidak mudah, terjal, dan sering berbahaya.

Sri Mulyani juga menyinggung soal pentingnya menjunjung etika dan moralitas dalam kehidupan berbangsa dan negara.

Berikut pernyataan lengkap Sri Mulyani:

"Terimakasih atas simpati, doa, kata-kata bijak, dan dukungan moral semua pihak dalam menghadapi musibah ini.

Saya memahami membangun Indonesia adalah sebuah perjuangan yang tidak mudah, terjal, dan sering berbahaya. Para pendahulu kita, telah melalui itu.

Politik adalah perjuangan bersama untuk tujuan mulia kolektif bangsa, tetap dengan etika dan moralitas yang luhur.

Sebagai pejabat negara saya disumpah untuk menjalankan UUD 1945 dan semua UU. Ini bukan ranah atau selera pribadi.

Baca Juga: Imbas Demo, Sekolah dan Kampus di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya Terapkan Belajar Daring

UU disusun melibatkan Pemerintah, DPR, DPD, dan Partisipasi Masyarakat secara terbuka dan transparan.

Apabila publik tidak puas dan hak konstitusi dilanggar UU - dapat dilakukan Judicial Review (sangat banyak) ke Mahkamah Konstitusi.

Bila Pelaksanaan UU menyimpang dapat membawa perkara ke Pengadilan hingga ke Mahkamah Agung.

Itu sistem demokrasi Indonesia yang beradab. Pasti belum dan tidak sempurna. Tugas kita terus memperbaiki kualitas demokrasi dengan beradab tidak dengan anarki, intimidasi serta represi.

Baca Juga: Sejumlah Akun X Disebut-sebut Jadi 'Dalang Kerusuhan' Demo DPR Sejak 25 Agustus

Tugas negara harus dilakukan dengan amanah, kejujuran, integritas, kepantasan dan kepatutan, profesional, transparan, akuntabel, dan jelas kami dilarang korupsi.

Ini adalah kehormatan dan sekaligus tugas luar biasa mulia. Tugas tidak mudah dan sangat kompleks, memerlukan wisdom - empati, kepekaan mendengar dan memahami suara masyarakat.

Karena ini menyangkut nasib rakyat Indonesia dan masa depan bangsa Indonesia.
Terimakasih kepada seluruh masyarakat umum termasuk netizen, guru, dosen, mahasiswa, media masa, pelaku usaha UMKM, Koperasi, usaha besar, dan semua pemangku kepentingan yang terus menerus menyampaikan masukan, kritikan, sindiran bahkan makian, juga nasihat. Juga doa dan semangat untuk kami berbenah diri. Itu adalah bagian dari proses membangun Indonesia.

Baca Juga: Hendri Satrio: Demo Bukan ke Prabowo, DPR Harus Jadi Fokus Tuntutan

Mari kita jaga dan bangun Indonesia bersama, tidak dengan merusak, membakar, menjarah, memfitnah, pecah belah, kebencian, kesombongan, dan melukai dan mengkhianati perasaan publik.

Kami mohon maaf, pasti masih banyak sekali kekurangan. Bismillah, kami perbaiki terus menerus.

Semoga Allah SWT memberkahi dan melindungi Indonesia. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia.

Baca Juga: Doa Lintas Agama di Lombok Utara: Merajut Kebersamaan untuk Keselamatan Bangsa

Itulah pernyataan Sri Mulyani menanggapi kekisruhan belakangan ini. Bahkan rumahnya dijarah massa.

Kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani di kawasan Mandar, Pondok Aren, Tangerang Selatan menjadi sasaran penjarahan pada Minggu (31/8) dini hari.

Penjarahan oleh sekelompok massa itu terjadi hanya berselang beberapa jam setelah rumah sejumlah anggota DPR mengalami nasib serupa.

Editor : Kimda Farida
#demo rusuh #Rumah Sri Mulyani Dijarah #massa rumah Sri Mulyani #Sahroni #SRI MULYANI #Demo