LombokPost - Analis Komunikasi Politik sekaligus founder Lembaga Survei KedaiKopi, Dr. Hendri Satrio atau Hendsa, menilai Presiden Prabowo Subianto perlu memperkuat komunikasi melalui media massa.
Menurutnya, media massa punya kemampuan menenangkan masyarakat yang saat ini tengah dirundung keresahan.
Hendri Satrio menegaskan bahwa media massa lebih kredibel dibanding influencer dalam menyampaikan pesan pemerintah.
Baca Juga: Hendri Satrio: Demo Bukan ke Prabowo, DPR Harus Jadi Fokus Tuntutan
Ia menilai langkah komunikasi yang mengutamakan media justru bisa memperkuat legitimasi Presiden Prabowo di mata publik.
“Pak Prabowo perlu meningkatkan intensitas komunikasi dengan para jurnalis di media massa. Dalam situasi seperti sekarang, media lah yang bisa membantu menenangkan masyarakat,” kata Hendsa, dikutip dari iNews, Senin (1/9/2025).
Kritik Jarak Pemerintah dengan Media
Hendri juga mengkritisi tren komunikasi politik pemerintah sejak era Presiden Joko Widodo yang dinilai semakin menjauhkan media dari lingkar kekuasaan.
Padahal, media massa adalah lembaga strategis yang seharusnya menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.
“Seolah-olah pemerintah melupakan peran media massa. Padahal, dengan melibatkan media, pesan kebijakan akan lebih mudah diterima masyarakat,” ujarnya.
Media Massa Lebih Dipercaya Publik
Data survei Indonesian Presidential Studies (IPS) UGM pada 2022 mendukung pandangan tersebut. Survei itu mencatat 74,4 persen masyarakat masih mempercayai media formal seperti televisi, radio, dan surat kabar.
Sebaliknya, hanya 12,7 persen yang menaruh kepercayaan pada media sosial sebagai sumber informasi.
Dengan data itu, Hendri menekankan bahwa komunikasi lewat media massa harus menjadi prioritas Presiden Prabowo agar pemerintahannya tidak terjebak dalam narasi semu yang kerap dibangun di media sosial.
Legitimasi dan Kepercayaan Publik
Lebih jauh, Hendri menyebut komunikasi yang terbuka dan intensif lewat media formal tidak hanya mampu meredam keresahan masyarakat, tetapi juga bisa memperkuat legitimasi kepemimpinan Prabowo di awal masa pemerintahannya.
“Kalau komunikasi publik ini dikelola baik melalui media massa, publik akan lebih percaya. Itu akan jadi modal besar bagi Presiden Prabowo,” tegas Hendri. (***)
Editor : Alfian Yusni