Keindahan ini bukan sekadar pemandangan, tetapi juga sumber ekonomi masyarakat.
Namun, kampanye ini juga menekankan fakta ilmiah bahwa pergerakan patahan Sesar Lembang dapat melepaskan energi yang memicu gempa dengan potensi hingga 7 Magnitudo.
Menghadapi kenyataan ini, warga Bandung Raya yang tinggal di sepanjang jalur Sesar Lembang diajak untuk mengambil tanggung jawab kolektif.
Kampanye ini menyuarakan pesan bahwa gempa tidak dapat dihindari, tetapi risiko dapat dikurangi.
Melalui pembangunan rumah tahan gempa dan tata kota yang aman.
Masyarakat diajak untuk membuktikan bahwa mereka bisa hidup berdampingan dengan alam, menikmati keindahannya sembari tetap waspada dan siap siaga.
Sesar Lembang adalah patahan geologi aktif yang membentang sepanjang sekitar 29 kilometer di sebelah utara Kota Bandung, Jawa Barat.
Patahan ini membentang dari arah barat ke timur, dimulai dari Padalarang hingga ke Gunung Manglayang.
Sesar Lembang terbentuk akibat aktivitas tektonik kompleks di lempeng tektonik Eurasia, yang menyebabkan pergerakan kerak bumi.
Dengan kesadaran akan potensi gempa, masyarakat didorong untuk mengambil langkah-langkah mitigasi.
Ini termasuk membangun rumah tahan gempa, menerapkan tata ruang kota yang aman, dan meningkatkan edukasi serta kesiapsiagaan diri.
Tampilan Udara: Ilustrasi ini menunjukkan Sesar Lembang dari pandangan mata burung, menampilkan garis sesar yang memotong lanskap perbukitan.
Dengan demikian, masyarakat dapat hidup selaras dengan alamnya, menikmati keindahan yang ada sambil tetap waspada dan siap siaga.