Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Universitas Al-Azhar Kairo Resmi Buka Prodi Bahasa dan Sastra Indonesa, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Beri Apresiasi

Redaksi Lombok Post • Rabu, 24 September 2025 | 05:15 WIB

Abdul Mu
Abdul Mu
LombokPost -- Upaya menginternasionalisasikan Bahasa Indonesia terus membuahkan hasil.

Setelah sebelumnya hanya terbatas pada kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), kini Bahasa Indonesia resmi menjadi program studi (prodi) di perguruan tinggi dunia.

Melalui kerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, resmi membuka Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia untuk tahun akademik 2025/2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pembukaan prodi ini. Ia menilai langkah ini dapat meningkatkan sinergi dalam membangun peradaban dengan bahasa sebagai medianya.

"Apresiasi juga saya sampaikan kepada seluruh jajaran pimpinan Universitas Al-Azhar atas kerja sama yang telah terbangun selama ini," ungkap Mu'ti, Selasa (23/9).

Mengingat kedekatan kultural dan hubungan diplomatik yang kuat antara Indonesia dan Mesir, Mu’ti berharap Bahasa Indonesia semakin populer dan digunakan sebagai alat komunikasi di negara tersebut.

"Semoga semakin banyak generasi dari berbagai negara, khususnya yang belajar di Al Azhar Kairo yang dapat memahami dan menguasai Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa dunia," paparnya.

Rektor Universitas Al-Azhar, Kairo, Salamah Daud, menyampaikan ucapan selamat atas peresmian Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia di Fakultas Bahasa dan Terjemah.

Ia mengungkapkan bahwa Bahasa Indonesia kini sejajar dengan bahasa-bahasa internasional lainnya yang diajarkan, seperti bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, dan Mandarin.

Bahasa Indonesia menjadi salah satu bahasa yang diajarkan kepada mahasiswa Mesir dan internasional di samping bahasa Inggris, bahasa Prancis, bahasa Jerman, bahasa Jepang, bahasa Mandarin, dan bahasa asing lainnya yang jumlahnya lebih dari 14 bahasa di Fakultas Bahasa dan Terjemah,” tuturnya.

Perjalanan Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar dimulai sejak 2016 melalui kerja sama dengan KBRI Kairo dan Badan Bahasa Kemendikdasmen dalam bentuk kursus BIPA.

Kemudian, pada 2019, Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa pilihan kedua. Jumlah peminatnya terus meningkat, tercatat pada tahun akademik 2024/2025 sudah ada 51 mahasiswa yang memilih bahasa ini.

Pembukaan prodi ini juga merupakan bentuk penghargaan Universitas Al-Azhar kepada rakyat Indonesia, mengingat saat ini ada sekitar 15 ribu mahasiswa asal Indonesia yang menuntut ilmu di sana.

Editor : Redaksi Lombok Post