Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kemkomdigi Segera Bangun 1.194 Kampung Internet di Lima Provinsi, Ada NTB Loh!

Yuyun Kutari • Rabu, 1 Oktober 2025 | 03:55 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam peresmian Program Kampung Internet 2025 yang berlangsung di Desa Kramat Gajah, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Senin (29/9).
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam peresmian Program Kampung Internet 2025 yang berlangsung di Desa Kramat Gajah, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Senin (29/9).

LombokPost - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) segera membangun 1.194 titik internet di lima provinsi, melalu Program Kampung Internet 2025.

Tujuannya, untuk memperluas akses internet hingga ke pelosok desa. Program ini dimulai dengan 307 titik di Sumatra Utara (Sumut). Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid megatakan, program ini akan menambah jaringan kabel fiber optik sepanjang 196 kilometer (km) dan menjadi langkah awal pemerataan layanan broadband nasional untuk menggerakkan kemajuan desa di era digital.

"Dengan Kampung Internet, anak-anak sekolah bisa belajar lebih mudah, UMKM bisa memperluas pasar, dan layanan publik desa makin cepat. Inilah motor penggerak kemajuan desa di era digital,” ujar Menkomdigi dalam keterangannya terkait peresmian perdana Program Kampung Internet 2025 di Desa Kramat Gajah, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, pada Senin (29/9).

Selain Sumut, provinsi lain yang akan mendapatkan titik Kampung Internet pada 2025 adalah NTB, Lampung, Jawa Barat, dan Banten. Program ini sekaligus mendukung target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menargetkan penetrasi broadband rumah tangga mencapai 50 persen, jaringan fiber optik hingga 90 persen kecamatan, dan kecepatan layanan 100 Mbps pada 2029.

"Saat ini baru 21 persen rumah tangga yang memiliki akses broadband tetap. Artinya, pekerjaan rumah kita masih besar. Kampung Internet adalah salah satu cara untuk mengejar target itu,” ungkapnya.

Dalam acara peresmian, Kemkomdigi juga menyerahkan bantuan alat laboratorium fiber optik untuk SMK Negeri 1 Lubuk Pakam. Fasilitas ini akan dipakai untuk pelatihan guru dan siswa agar siap menjadi tenaga terampil di bidang jaringan.

Program Kampung Internet terlaksana berkat kolaborasi Kemkomdigi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel), pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan. "Untuk membangun konektivitas kita tidak bisa sendiri. Pemerintah pusat, daerah, industri, dan masyarakat harus saling bergandengan,” tandas Meutya Hafid.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB Yusron Hadi mengungkapkan masih terdapat tantangan besar dalam pemerataan akses digital di wilayah NTB.

Melalui Rekapitulasi Data Blank Spot dan Lemah Sinyal di Provinsi NTB 2025, wilayah Dompu dan Kabupaten Bima masih memiliki area blank spot terbanyak di NTB. Sementara itu, Kabupaten Lombok Utara tercatat memiliki 40 titik dengan kategori lemah sinyal.

“Kalau dirinci secara keseluruhan lagi, sekitar 33 titik blank spot serta hampir 100 lokasi dengan sinyal lemah yang tersebar di berbagai wilayah NTB,” jelas Yusron.

Baca Juga: Terlambat Laporkan Akuisisi Tokopedia, KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar

Pemprov NTB telah menyampaikan berbagai catatan berkaitan dengan hal tersebut, dengan cara bersurat resmi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk meminta dukungan percepatan penanganan.

Menurutnya, peningkatan akses sinyal internet tidak hanya penting untuk kebutuhan komunikasi, tetapi juga menjadi bagian integral dari strategi pengembangan wilayah dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Berbagai wilayah dengan potensi ekonomi dan wisata seharusnya tidak lagi berada dalam kondisi blank spot. “Termasuk juga kawasan permukiman yang di dalamnya ada anak-anak kita yang sekolah, serta partisipan sosial lainnya, semua harus bisa terhubung dengan internet," jelasnya. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#UMKM #Lemah Sinyal #telekomunikasi #internet #blank spot #komdigi #wisata #NTB