Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Anak Muda Berpeluang Jadi Miliarder? Jika Tak Gengsi Ikuti Program Transmigrasi dari Pemerintah

Rosmayanthi • Senin, 20 Oktober 2025 | 08:17 WIB

Eko Putro Sandjojo menilai, Gen Z berpeluang menjadi miliarder jika tidak gengsi mengikuti program transmigrasi Pemerintah.
Eko Putro Sandjojo menilai, Gen Z berpeluang menjadi miliarder jika tidak gengsi mengikuti program transmigrasi Pemerintah.
LombokPost - Gen Z berpeluang menjadi Miliarder. Caranya dengan ikut dal program transmigrasi yang kini dikemas pemerintah lebih terjamin bagi siapapun yang mengikutinya.

Bahkan, program transmigrasi dianggap paling relevan untuk generasi muda, khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha. 

Pandangan ini diungkap Eko Putro Sandjojo, yang pernah menjabat sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia saat menjadi salah satu sumber di acara Open House 24 Jam Kementerian Transmigrasi, Sabtu (18/10) kemarin.

Eko Putro Sandjojo mengatakan, Generasi Z dan Generasi Alpha yang berkontribusi di program transmigrasi juga berpeluang menjadikan generasi muda sebagai konglomerat.

Analisis ini fakta karena sudah ada contohnya. Dimana perusahaan konglomerat Indonesia, seperti Bakrie Group, Sinarmas, hingga Salim Group, memulai bisnisnya dari berdagang komoditas dan sukses seperti sekarang. 

"Turun ke desa, bantu petani untuk supaya komoditinya bisa tersalurkan, pelan-pelan kalian bisa menjadi gede, suatu saat kalian jadi konglomerat," ungkap Eko Putro Sandjojo.

Tak hanya dibidang komuniditas, profesi lainnya pun bisa berpeluang menjadi sukses di daerah transmigrasi.

Misalnya generasi muda yang berprofesi sebagai dokter, bisa membuka praktik di daerah transmigrasi. Karena sekarang klinik sudah ditanggung BPJS, jadi marketnya sudah captive.

Adapun program transmigrasi dianggap masih relevan untuk generasi muda karena masih dibutuhkan pemerataan ekonomi dan penduduk di seluruh wilayah Indonesia. Namun, bisnis model transmigrasi untuk generasi muda harus dimodifikasi karena zaman telah berubah.

"Mungkin transmigrasi itu tidak harus ikut transmigrasi dikasih tanah 2 hektar, tapi orang muda kota bisa datang mencari opportunity di daerah-daerah transmigrasi," jelas Eko Putro Sandjojo.

Editor : Siti Aeny Maryam
#konglomerat #peluang #miliarder #Gen Z #program #transmigrasi