Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ekonomi RI Tumbuh 5,04 Persen di Kuartal III, Konsumsi dan Pariwisata Jadi Pendorong

Lombok Post Online • Kamis, 6 November 2025 | 10:26 WIB
SURGA TERSEMBUNYI: Pantai Meang yang ada di Desa Persiapan Pengantap, Kecamatan Sekotong menjadi salah satu surga yang digadang bakal menjadi pusat investasi pariwisata ke depan.
SURGA TERSEMBUNYI: Pantai Meang yang ada di Desa Persiapan Pengantap, Kecamatan Sekotong menjadi salah satu surga yang digadang bakal menjadi pusat investasi pariwisata ke depan.

LombokPost - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Indonesia masih menunjukkan ketahanan ekonomi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produk domestik bruto (PDB) nasional tumbuh 5,04 persen secara tahunan (YoY) pada kuartal III 2025. Angka itu lebih tinggi dibanding periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 4,95 persen.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud mengatakan, capaian tersebut menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat.

“Konsumsi masyarakat tetap terjaga, didukung pengendalian inflasi dan peningkatan transaksi digital dari e-retail maupun marketplace,” ujarnya di Jakarta Rabu (5/11).

BPS mencatat aktivitas ekonomi masyarakat semakin bergairah. Misalnya, sektor pariwisata yang tumbuh pesat. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara naik 21,84 persen (YoY). Aktivitas transportasi juga meningkat, terutama moda rel dan laut.

Dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa tumbuh 9,91 persen, ditopang permintaan komoditas nonmigas seperti lemak dan minyak nabati, besi baja, serta mesin dan peralatan listrik. Investasi juga tumbuh 5,04 persen, sementara konsumsi pemerintah naik 5,49 persen. “  Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara turut memperkuat ekspor jasa,” lanjut Edy.

Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan masih menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 5,54 persen. Sektor makanan-minuman, logam dasar, dan kimia-farmasi menopang laju pertumbuhan tersebut.

“Kenaikan ini ditopang meningkatnya permintaan domestik dan ekspor,” ujarnya.

Sementara itu, ekonom Universitas Airlangga Yanuar Nugroho mengatakan bahwa secara umum pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cukup baik.

Pasalnya, angka 5,04 persen masih berada dalam kisaran proyeksi Bank Indonesia (BI) yakni, 4,6–5,4 persen.

“Itu berarti ekonomi nasional masih stabil dan mampu tumbuh sesuai harapan. Yang jadi pertanyaan apakah Indonesia bisa mencapai target pemerintah sebesar 5,3 persen. Untuk mencapai target tersebut dibutuhkan peningkatan aktivitas ekonomi yang cukup besar dalam dua bulan terakhir,’’ jelasnya.

PDB Kuartal III 2025 Menurut Pengeluaran (YoY)

Konsumsi rumah tangga               4,89 persen

Konsumsi LNPRT*                            4,28 persen

Konsumsi pemerintah                   5,49 persen

Investasi                                              5,04 persen

Ekspor                                                  9,91 persen

Impor                                                    1,18 persen

Ket *: Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga

Sumber: BPS (mim/bil/dio/JPG/r3)

Editor : Siti Aeny Maryam
#wisatawan #Indonesia #global #Ekonomi #Pariwisata