Kunjungan kenegaraan ini tidak hanya menegaskan hubungan diplomatik yang telah terjalin selama 74 tahun, tetapi juga menunjukkan kedekatan personal yang erat antara kedua pemimpin.
Raja Abdullah II tiba sekitar pukul 16.10 WIB dan disambut dengan pasukan jajar kehormatan. Momen hangat terjadi ketika Prabowo berdiri di depan tangga pesawat. Begitu Raja Abdullah II muncul, Prabowo langsung memberi hormat. Keduanya kemudian berjabat tangan erat dan berpelukan.
“Kami berterima kasih. Kita bertemu di masa-masa sulit, ketika Anda menghadapi situasi yang tidak mudah di Timur Tengah,” ujar Prabowo kepada Abdullah.
Baca Juga: Presiden Prabowo Beri Rehabilitasi untuk Dua Guru Luwu Utara yang Dipecat usai Bantu Guru Honorer
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia menghormati Yordania dan ingin memperkuat kerja sama bilateral. “Indonesia memiliki penghargaan tinggi untuk Yordania. Kami ingin bermitra dengan Anda,” ujarnya.
Raja Abdullah II menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Indonesia. “Atas nama pribadi dan seluruh delegasi, terima kasih atas sambutan yang sangat hangat dan penuh kehormatan,” ujarnya.
Secara personal, Raja Abdullah II menggambarkan kedekatannya dengan Prabowo sebagai hubungan layaknya saudara. Ia bahkan menceritakan kenangan puluhan tahun silam.
“Kami sudah berteman dan bersaudara sejak lama. Saat Anda datang ke Yordan puluhan tahun lalu, ayah saya bertanya, ‘Siapa dia?’ Saya berkata, ‘Dia saudara saya.’ Dan, ayah saya menjawab, ‘Kalau dia saudaramu, maka dia juga saudara saya,’” katanya.
Editor : Redaksi Lombok Post