Tak tanggung-tanggung, nilai bansos tersebut ada yang mencapai Rp 1,4 juta per bulan.
Penyaluran serentak ini dijadwalkan mulai bergulir pada Kamis, 8 Januari 2026.
Langkah ini diambil guna menjaga daya beli masyarakat dan memastikan jaring pengaman sosial tetap kuat di awal tahun anggaran.
Berikut adalah rincian tujuh bantuan yang mulai disalurkan pada Januari 2026:
- Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1
Program prioritas nasional ini memasuki tahap pertama untuk periode Januari hingga Maret 2026. Terdapat penyesuaian besaran bantuan pada beberapa kategori:
- Ibu Hamil/Nifas: Kini mendapatkan Rp 750.000 per tahap.
- Lansia: Sebesar Rp 600.000 per tahap. Bantuan ini disalurkan langsung melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
- Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
Bantuan sembako tetap menjadi tumpuan bagi masyarakat prasejahtera. Pada awal tahun ini, KPM biasanya akan menerima dana secara rapel tiga bulan sekaligus dengan total Rp 600.000 (Rp 200.000 per bulan).
Pencairan dapat dilakukan melalui bank himbara maupun titik-titik penyaluran resmi lainnya.
Baca Juga: Kabar Gembira Bagi KPM! Bansos Tahap I 2026 Segera Cair, Nominalnya Hingga Rp 2,1 Juta
- KIP Kuliah (Hingga Rp 1,4 Juta)
Bantuan ini menjadi primadona bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Tahun ini, pemerintah menyasar 1,2 juta mahasiswa. Besaran biaya hidup yang diterima bervariasi mulai dari Rp 800.000 hingga Rp 1,4 juta per bulan, tergantung pada klaster wilayah domisili kampus.
Pendaftaran untuk angkatan baru diprediksi akan dibuka pada Februari hingga Oktober 2026 melalui jalur seleksi nasional.
Baca Juga: Daftar Bansos yang tetap Aktif di 2026, Syarat, dan Cara Mudah Mendaftar Jadi Penerima
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ini merupakan program "flagship" baru pemerintah yang mulai berjalan penuh pada Januari 2026. Targetnya mencapai 55,1 juta jiwa, mencakup ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak sekolah.
Fokus utama program ini adalah pemenuhan nutrisi harian sebagai langkah konkret menekan angka stunting di daerah.
- Program Indonesia Pintar (PIP) Sekolah
Siswa jenjang SMA/SMK juga akan mendapatkan suntikan dana hingga Rp 1.000.000 per tahun.
Pemerintah mengingatkan bagi penerima yang belum melakukan aktivasi rekening untuk segera melapor, karena batas waktu aktivasi diperpanjang hingga akhir Januari 2026.
- BLT Dana Desa (Bantuan Langsung Tunai)
Bagi masyarakat pedesaan, BLT Dana Desa sebesar Rp 300.000 per bulan mulai dikucurkan.
Di beberapa daerah terpantau menunjukkan pencairan sudah mulai mengalir sejak 5 Januari lalu bagi keluarga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem.
- PBI JKN (Subsidi Kesehatan)
Meski tidak diterima dalam bentuk uang tunai, subsidi iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp 42.000 per bulan tetap berjalan.
Bantuan ini memastikan jutaan masyarakat tetap memiliki akses layanan kesehatan gratis di faskes yang ditunjuk.
Pemerintah menghimbau kepada seluruh KPM untuk secara mandiri melakukan pengecekan status kepesertaan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos guna memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Editor : Kimda Farida