Hajatan besar sepuluh tahunan ini menjadi peluang emas bagi masyarakat, mahasiswa, hingga akademisi untuk terlibat langsung dalam proyek statistik nasional dengan imbalan honorarium yang sangat kompetitif, Rp 3-5 juta per bulan.
BPS telah menyusun linimasa yang ketat guna memastikan petugas yang terpilih memiliki kualitas terbaik. Bagi Anda yang berminat, pastikan mencatat jadwal penting berikut:
1. Januari 2026: Peluncuran Program Nasional (Kick-off).
2. Februari 2026: Pembukaan Pendaftaran Daring (Online) – Momentum bagi pelamar untuk menyerahkan berkas secara digital.
3. Maret 2026: Seleksi Administrasi.
4. April 2026: Pelatihan dan Briefing Pra-registrasi petugas terpilih.
5. Tanggal 1 Mei – 31 Juli 2026: Masa Penugasan/Pelaksanaan Sensus Lapangan.
Salah satu daya tarik utama dari rekrutmen ini adalah apresiasi finansial yang diberikan BPS bagi para "Pejuang Data".
Estimasi honor yang akan diterima petugas berkisar antara Rp 3.000.000 hingga Rp 5.000.000 per bulan.
Namun, perlu dicatat bahwa nominal tersebut bersifat variatif. Besaran gaji akan sangat bergantung pada Wilayah penugasan (standar biaya hidup daerah), volume beban kerja (jumlah responden/pelaku usaha yang didata) dan target wilayah yang menjadi tanggung jawab masing-masing petugas.
Guna menjaga transparansi dan menghindari praktik penipuan, BPS menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran akan difokuskan melalui kanal resmi. Calon pelamar diwajibkan mengakses:
1.Aplikasi Sobat BPS (Tersedia di Play Store/App Store).
2.Situs Web Resmi BPS di masing-masing wilayah kabupaten/kota.
Langkah digital ini diambil untuk menjamin keamanan data pribadi pelamar serta memastikan proses seleksi berjalan secara objektif dan akuntabel.
Editor : Redaksi Lombok Post