Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kabar Gembira, Saldo BPNT Rp 600 Ribu Cair Serentak di Bank Mandiri dan BSI Hari Ini di 50 Daerah, Segera Cek KKS Anda

Geumerie Ayu • Selasa, 10 Februari 2026 | 20:22 WIB
Ilustrasi pencairan saldo BPNT tahap 1 2026 sebesar Rp 600 ribu.
Ilustrasi pencairan saldo BPNT tahap 1 2026 sebesar Rp 600 ribu.

LombokPost – Memasuki pertengahan Februari 2026, bantuan sosial (Bansos) BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) Tahap 1 alokasi Januari hingga Maret resmi dicairkan secara bergelombang.

Hari ini, Selasa 10 Februari 2026, laporan saldo Bansos masuk sebesar Rp 600.000 mulai membanjiri rekening pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Pencairan Bansos kali ini terpantau masif dilakukan melalui Bank Mandiri dan Bank BSI, mencakup setidaknya 50 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Setelah sebelumnya didahului oleh Bank BSI di wilayah Aceh dan sekitarnya, terpantau sejak dini hari tadi Bank Mandiri mulai menyusul secara progresif.

Saldo rapelan tiga bulan sekaligus ini mendarat baik di kartu KKS terbitan lama maupun kartu KKS baru (keluaran 2024-2025).

Banyak KPM melaporkan adanya saldo masuk Rp 600.000. Ini adalah bantuan periode Januari-Maret yang diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga di awal tahun dikutip dari kanal YouTube Cek Bansos.

Berdasarkan data lapangan yang dihimpun hingga pagi ini, berikut adalah daftar wilayah yang sudah mengonfirmasi masuknya saldo BPNT ke rekening warga:

1. Wilayah Jawa: Garut, Jember, Madiun, Kediri, Cilacap, Brebes, Kendal, Sleman, dan Gunung Kidul.

2. Wilayah Sumatera: Tapanuli Utara, Serang (Banten), Lampung (Tubaba), Riau (Rokan Hilir), Padang Lawas, Simalungun, dan Kepulauan Meranti.

3. Wilayah Kalimantan & Sulawesi: Kotawaringin Timur, Landak, Sintang, Kabupaten Wajo, Morowali, hingga Toli-toli.

4. NTB & NTT: Sejumlah titik di Mataram dan Kupang dilaporkan mulai masuk tahap verifikasi rekening di sistem perbankan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan, misi utama pemerintah bukan sekadar memberikan santunan, melainkan mendorong kemandirian ekonomi.

“Kita ingin yang namanya bansos ini dipahami sebagai sifatnya sementara, lalu mereka menuju ke pemberdayaan,” pesan Gus Ipul sebagaimana dilansir dari akun resmi Instagram @kemensosri.

Pemerintah berharap bantuan ini digunakan dengan bijak untuk pemenuhan kebutuhan pangan bergizi, bukan untuk hal-hal konsumtif yang tidak mendesak.

 

Editor : Prihadi Zoldic
#cek kks #Bansos #bank mandiri #cair serentak #BPNT Tahap 1 2026 #Bank BSI