Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Update Bansos Hari Ini 14 Februari 2026: PKH-BPNT Cair Masif di Berbagai Daerah, Ada KPM Dapat Rp 1,2 Juta

Geumerie Ayu • Minggu, 15 Februari 2026 | 07:58 WIB

Ilustrasi pencairan dana Bansos BPNT di salah satu Bank Himbara.
Ilustrasi pencairan dana Bansos BPNT di salah satu Bank Himbara.
LombokPost – Pencairan bantuan sosial (Bansos) nasional menunjukkan pergerakan signifikan tepat di pertengahan Februari 2026.

Memasuki akhir pekan ini, Sabtu (14/2), sejumlah Bank Himpunan Milik Negara (Himbara) terpantau mulai "membanjiri" saldo ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos.

Laporan keberhasilan transaksi pencairan Bansos mulai merata, baik bagi pemegang KKS lama maupun kartu hasil peralihan terbaru.

Dilansir dari kanal Info Bansos, dari data bukti transaksi yang dihimpun dari para KPM di berbagai wilayah, berikut adalah titik-titik yang terpantau aktif melakukan pencairan PKH dan BPNT Tahap 1:

1. Bank BRI

Penyaluran BPNT bagi pemegang KKS lama (angkatan 2018) terpantau cair masif di wilayah Jawa Timur. Sementara itu, bantuan PKH dilaporkan telah mendarat di rekening KPM daerah Gunung Sitoli.

2. Bank BNI

Saldo BPNT senilai Rp600.000 terpantau telah masuk di rekening KPM wilayah Medan dan Banten. Menariknya, sebagian KPM berpotensi menerima dana akumulasi Bansos sebesar Rp 1,2 juta.

Hal ini berlaku bagi penerima BPNT yang pada tahap ke-4 tahun 2025 lalu belum sempat mencairkan bantuannya.

Jika status di SIKS-NG sudah menunjukkan "Standing Instruction" (SI), maka dana tahun lalu dan tahun 2026 akan dicairkan sekaligus.

Di balik kabar pencairan, pemerintah juga mulai menerapkan efisiensi data besar-besaran tahun ini. 

Sekitar 2,4 juta KPM yang masuk dalam kategori Desil 5 resmi dinonaktifkan dari daftar penerima bansos.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Dracin Romantis yang Cocok Ditonton di Momen Valentine

Mulai tahun 2026, masyarakat di Desil 5 tidak lagi menjadi sasaran bantuan BPNT. Kebijakan ini diambil agar bantuan lebih tepat sasaran kepada penerima baru yang berada di Desil 1 hingga 4 yang memang lebih membutuhkan.

Bagi KPM yang mendapati saldonya masih kosong, disarankan untuk mengecek kembali tingkat kesejahteraan ekonominya di sistem kelurahan atau dinas sosial setempat.

Namun, di tengah kabar gembira ini, pemerintah juga mengeluarkan instruksi tegas bagi orang tua siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) serta pengumuman mengenai pemangkasan jutaan penerima bansos tahun ini.

Kabar penting datang dari sektor pendidikan. Pemerintah memperpanjang batas waktu aktivasi rekening Program Indonesia Pintar (PIP) hingga 28 Februari 2026.

Data Bank Penyalur mencatat masih ada sekitar 2,5 juta siswa yang terancam batal menerima bantuan karena belum melakukan aktivasi. Di antaranya, SD: 1.125.032 siswa, SMA: 584.001 siswa, SMK: 482.826 siswa, dan SMP: 317.883 siswa.

 

 

Editor : Kimda Farida
#KPM #KKS BNI #kks bri #Update Bansos 14 Februari 2026 #PKH dan BPNT #cair