Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemerintah Bangun 141 Ribu Rusun Subsidi, Hemat Lahan Ribuan Hektare Demi Percepatan Program 3 Juta Rumah!

Nurul Hidayati • Senin, 9 Maret 2026 | 16:42 WIB

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), pemerintah resmi melakukan groundbreaking pembangunan Rumah Susun (Rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3).
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), pemerintah resmi melakukan groundbreaking pembangunan Rumah Susun (Rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3).

LombokPost - Ambisi Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan hunian layak bagi rakyat kecil terus dipacu. Melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), pemerintah resmi melakukan groundbreaking pembangunan Rumah Susun (Rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3).

Proyek raksasa ini merupakan hasil kolaborasi nyata antara pemerintah, sektor swasta (Lippo Group), dan lembaga pembiayaan Danantara.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam percepatan Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat.

Efisien: 30 Hektare Jadi 141 Ribu Unit

Menteri PKP, Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Bang Ara, menegaskan bahwa pembangunan hunian vertikal adalah solusi paling cerdas untuk mengatasi keterbatasan lahan. Di atas lahan sekitar 30 hektare di Meikarta, proyek ini diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 141.000 unit hunian.

"Jika kita membangun rumah tapak, mungkin butuh 1.200 hektare lahan. Dengan konsep vertikal, penggunaan lahan jauh lebih efisien namun kapasitas hunian tetap maksimal," ujar Menteri Ara di lokasi proyek.

Jaminan Hukum: Konsultasi Langsung ke KPK

Menyadari dinamika masa lalu terkait kawasan tersebut, Menteri Ara memastikan bahwa proyek ini berjalan di atas landasan hukum yang sangat kuat. Pemerintah telah berkoordinasi intensif dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelum peletakan batu pertama dilakukan.

"Saya datang langsung ke KPK untuk memastikan semuanya clear and clean. Ini demi memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang akan membeli, perbankan, hingga para pengembang," tegasnya. Dukungan dari pendiri Lippo Group, Mochtar Riady, juga diapresiasi sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan perumahan rakyat.

Danantara Siap Backup Pembiayaan

Sisi pendanaan proyek ini pun dipastikan aman. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menyatakan komitmen penuh untuk menyokong proyek ini.

"Danantara mendukung penuh karena dampaknya sangat besar bagi masyarakat. BUMN Karya nantinya juga akan berkolaborasi dengan kontraktor swasta dalam pembangunannya," ungkap Rosan.

Ekspansi ke Depok: Incar Lahan Komdigi

Keberhasilan di Meikarta akan segera diduplikasi ke wilayah lain. Menteri Ara mengungkapkan pemerintah tengah membidik lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) seluas 45 hektare di Kota Depok. Potensi pengembangan di sana bahkan lebih besar, yakni mencapai 170.000 unit hunian.

Langkah agresif ini diharapkan mampu menekan angka backlog perumahan nasional secara signifikan, sekaligus memberikan akses hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan penyangga ibu kota.

Pembangunan hunian vertikal subsidi ini sangat menarik sebagai referensi penataan kota padat penduduk.

Editor : Pujo Nugroho
#Program 3 Juta Rumah #Pembangunan #Subsidi #hunian vertikal #rumah