LombokPost - Rekayasa lalu lintas skala besar resmi diberlakukan untuk menyambut puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit melakukan flag off pembukaan jalur one way nasional hari ini, Selasa (24/3), mulai pukul 14.00 WIB.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi gelombang kepulangan pemudik yang diprediksi mencapai puncaknya hari ini, mengingat baru sekitar 43 persen kendaraan yang kembali ke arah Jakarta.
Rute Satu Arah dari Semarang ke Jakarta
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryo Nugroho, menjelaskan bahwa skema one way nasional ini membentang mulai dari Kilometer 414 Tol Kalikangkung (Semarang) hingga Kilometer 70 Tol Cikampek Utama.
"Prioritas utama kami adalah mengelola traffic yang sangat tinggi hari ini. Kami berkaca pada puncak arus mudik lalu di mana ada 270 ribu kendaraan yang keluar dari Jakarta dalam sehari. Arus balik ini harus dikelola dengan mekanisme rekayasa yang matang," ujar Irjen Agus di sela-sela persiapan.
Baca Juga: Dari Evaluasi ke Antisipasi, Menhub Dudy Benahi Skema Arus Balik Lebaran
Potensi Perpanjangan Hingga 26 Maret
Meskipun jadwal utama dimulai hari ini, Polri menegaskan bahwa kebijakan one way bersifat dinamis.
Jika bangkitan arus kendaraan dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur tetap tinggi, rekayasa satu arah ini berpotensi diperpanjang hingga Kamis, 26 Maret 2026.
Baca Juga: Libur Lebaran Usai, BIZAM Lombok Bersiap Hadapi Gelombang Arus Balik H+7
“Jangan semua fokus pulang di tanggal 24 saja. Jika flow lalu lintas masih tinggi, one way akan kami teruskan sampai tanggal 25 bahkan 26 Maret. Namun jika arus sudah melandai, kebijakan ini bisa sewaktu-waktu kami cabut demi keadilan pengguna jalan dari arah sebaliknya,” tambah Agus.
Antisipasi Penumpukan di KM 70
Petugas mewanti-wanti pengendara agar tetap waspada saat memasuki titik akhir one way di KM 70 Tol Cikampek Utama. Titik ini diprediksi akan menjadi area pertemuan arus yang rawan kemacetan menuju arah Jakarta. Pengendara diminta untuk tidak memaksakan diri dan selalu memantau arahan petugas di lapangan.
Catatan bagi Pemudik
Bagi warga yang tengah menempuh perjalanan darat kembali ke Jakarta atau Jawa Barat, dibukanya one way ini menjadi kabar baik untuk mempercepat waktu tempuh di sisa perjalanan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Pastikan Saldo E-Toll Cukup: Mengingat perjalanan satu arah sering kali membuat pengendara melaju lebih lancar, pastikan saldo kartu elektronik mencukupi agar tidak menghambat antrean di gerbang tol.
Update Kondisi Mesin: Perjalanan one way biasanya memicu kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi secara konsisten. Pastikan sistem pendingin mesin dan tekanan ban dalam kondisi optimal.
Manfaatkan Jalur Alternatif: Jika Anda berasal dari arah Jakarta menuju Jawa, pastikan Anda mengetahui rute arteri (non-tol) karena jalur tol utama saat ini diprioritaskan penuh untuk arus balik.
Korlantas Polri menghimbau masyarakat untuk terus memantau aplikasi navigasi dan siaran radio informasi jalan tol guna mendapatkan update terkini mengenai situasi jalur yang akan dilintasi.
Editor : Jelo Sangaji