Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

TNI AU Perkuat Pengawasan Udara, 25 Radar Baru Disiapkan

Akbar Sirinawa • Kamis, 9 April 2026 | 13:27 WIB
KSAU Marsekal M. Tonny Harjono saat memimpin ziarah ke TMP Kalibata dalam rangka peringatan HUT ke-80 TNI AU. (TNI AU)
KSAU Marsekal M. Tonny Harjono saat memimpin ziarah ke TMP Kalibata dalam rangka peringatan HUT ke-80 TNI AU. (TNI AU)

 

LombokPost-TNI AU memproses penambahan radar dan satuan radar (satrad) untuk menjaga seluruh wilayah udara Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk menutup titik blind spot yang masih ada.

Untuk mendukung rencana tersebut, TNI AU menyiapkan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Persiapan dilakukan agar program strategis ini berjalan optimal.

Penambahan radar dilakukan seiring pengadaan 25 radar baru oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal M. Tonny Harjono mengatakan, saat ini TNI AU memiliki 20 satrad. Sebagian di antaranya sudah berusia lama, meski masih berfungsi baik.

Baca Juga: PCI NTB Gandeng TNI AU Siapkan Pusat Latihan Cricket

”Jadi, betul Angkatan Udara sedang berproses. Kami menyiapkan infrastruktur yang tadi saya sampaikan. Kami akan mendapatkan 25 radar baru, karena kita ketahui bahwa radar yang kami miliki saat ini ada 20 satrad, sudah usang tetapi masih berfungsi dengan baik,” kata Tonny usai memimpin Upacara Peringatan HUT ke-80 TNI AU, Kamis (9/4).

Ia mengakui masih ada sejumlah wilayah yang belum terpantau radar. Kondisi itu menyebabkan munculnya titik blind spot di wilayah udara Indonesia.

Dengan tambahan 25 radar baru, TNI AU akan menambah 10 satrad. Penempatan radar difokuskan pada wilayah yang selama ini belum terjangkau.

”Masalahnya adalah ada beberapa wilayah yang tidak tercover oleh radar, sehingga kami bilang blind spot. Nah, untuk ke depannya kami menempatkan radar-radar baru itu di tempat yang saat ini menjadi blind spot. Sehingga ke depan dengan penambahan 25 radar, seluruh Indonesia akan tercover oleh radar,” ucap dia.

Baca Juga: Menhan Tekankan TNI Harus Bermanfaat bagi Rakyat, Tinjau Pembangunan Brigif TP 31 dan Yonif TP 875 di Dompu

Tonny menyebut program ini ditargetkan rampung pada 2029. Jika sesuai rencana, seluruh wilayah udara Indonesia akan terpantau radar tanpa celah.

”Ini berproses. Insya Allah tahun 2029 semua sudah terinstal sesuai rencana. Semua nantinya akan ada 30 satrad, sekarang 20 satrad,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tonny menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyebut pemerintah memberi perhatian besar terhadap penguatan alutsista TNI AU, termasuk pengadaan pesawat tempur, pesawat angkut, dan radar pendukung operasi udara.

Editor : Akbar Sirinawa
#marsekal m tonny harjono #penambahan satrad #Presiden Prabowo Subianto #tni au