LombokPost--Isu dugaan sejumlah media digital menjadi “mitra tetap” pemerintah untuk menyebarkan informasi Presiden Prabowo Subianto akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia.
Nama-nama seperti Folkative, Indozone, Dagelan, Narasi, hingga USS Feeds sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial setelah disebut masuk dalam daftar kanal yang dekat dengan pemerintah.
Bakom RI menegaskan bahwa pertemuan dengan Indonesia New Media Forum pada awal Mei 2026 bukanlah bentuk kerja sama eksklusif atau kontrak khusus.
Pertemuan tersebut disebut hanya bagian dari komunikasi publik dan koordinasi penyebaran informasi pemerintah melalui platform digital yang kini semakin dominan di masyarakat.
Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI, Kurnia Ramadhana, menegaskan tidak ada arahan editorial maupun kontrak mengikat dengan media tertentu untuk mendukung pemerintah.
Baca Juga: Nggak Pakai Tiket! Tempat Nongkrong Paling Hits di Mataram Hadir Lagi Sore Ini
Bakom juga menyatakan tetap menghormati independensi redaksi, baik media digital maupun media konvensional.
Klarifikasi ini muncul setelah isu hubungan pemerintah dengan sejumlah new media viral dan memicu perdebatan publik.
Sebagian warganet mempertanyakan independensi media digital populer, sementara lainnya menilai komunikasi pemerintah dengan media merupakan hal wajar di era distribusi informasi berbasis platform sosial dan digital.
Editor : Kimda Farida