LombokPost - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Kunci keberhasilan sektor ini terletak pada sinergi kuat antar-program strategis pemerintah guna memastikan pasokan gizi dan pangan nasional aman secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat menghadiri acara panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5).
“Dengan Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Desa Nelayan yang ditopang oleh kemampuan pertanian, peternakan, serta perikanan, produksi pangan kita aman. Aman karbohidrat dan protein. Jagung juga strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan,” ujar Presiden Prabowo.
MBG Berlanjut, Awasi Ketat Penyelewengan
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilanjutkan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sejak dini.
Baca Juga: Setelah Beras, Indonesia Kejar Swasembada Protein
Namun, Kepala Negara memberikan catatan keras agar implementasi di lapangan dikawal dengan ketat.
Presiden menginstruksikan seluruh jajaran untuk menertibkan tata kelola internal program tersebut.
Mengingat dampaknya yang sangat vital bagi masyarakat luas.
Pemerintah tidak akan menoleransi adanya segala bentuk penyelewengan dalam penyaluran MBG.
Apresiasi Langkah Polri dan Penguatan Pendidikan Rakyat
Di tempat yang sama, Kepala Negara memberikan apresiasi tinggi kepada institusi Polri yang ikut bergerak aktif memperkuat infrastruktur pangan nasional. Pembangunan gudang logistik baru dan pengoperasian ratusan SPPG dinilai akan menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas pasokan serta pemenuhan gizi di berbagai daerah.
Selain fokus pada ketahanan pangan, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam memperbaiki mutu SDM melalui pemerataan akses pendidikan. Pemerintah bertekad memperbaiki fasilitas sekolah secara masif, memperluas jaringan Sekolah Rakyat termasuk yang berada di Kabupaten Tuban serta menghadirkan teknologi pembelajaran digital agar seluruh anak bangsa, termasuk dari kalangan kurang mampu, mendapatkan kesempatan belajar yang setara.
Editor : Redaksi Lombok Post Online