Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bongkar Rapor Merah Pendidikan! Ini Efek Nyata Makan Bergizi Gratis dan Layar Pintar IFP Garapan Presiden Prabowo!

Nurul Hidayati • Senin, 15 Juni 2026 | 13:42 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu
Mendikdasmen Abdul Mu'ti (BPMI Setpres)

LombokPost – Sektor pendidikan nasional tengah mengalami akselerasi besar-besaran di bawah komando Presiden Prabowo Subianto. Melalui berbagai program prioritas yang berorientasi pada penguatan karakter dan transformasi pembelajaran berbasis teknologi, pemerintah berkomitmen penuh meningkatkan mutu kualitas peserta didik di seluruh penjuru tanah air.

Hal tersebut dibeberkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, usai menghadap Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pekan lalu.

Dua pilar utama yang menjadi motor penggerak transformasi ini adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta digitalisasi ruang kelas lewat perangkat Interactive Flat Panel (IFP).

Baca Juga: Dikes NTB Kawal Ketat Penerbitan SLHS SPPG Demi MBG Aman

Efek Karakter MBG: Tembus 43 Juta Murid hingga Cetak "7 Kebiasaan Indonesia Hebat"

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa esensi program MBG tidak melulu soal pemenuhan nutrisi dan gizi fisik anak, melainkan menjadi fondasi utama dalam ekosistem penguatan pendidikan karakter.

Kemendikdasmen bahkan telah menyusun modul khusus untuk mengintegrasikan program makan ini ke dalam gerakan 7 Kebiasaan Indonesia Hebat.

Baca Juga: Dukung Refocusing Penerima, Anggota DPRD Lobar Sebut MBG Tak Tepat Sasaran

Mengenal Gerakan 7 Kebiasaan Indonesia Hebat: Bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

Hingga data per 10 Juni, tercatat progres realisasi penyaluran program jagoan ini telah mencapai angka 80,7 persen. Dari total target sekitar 53 juta siswa, sebanyak 43 juta sekian murid di Indonesia kini telah merasakan manfaat langsung dari program MBG.

Riset ilmiah yang dilakukan oleh berbagai lembaga independen, termasuk Universitas Indonesia (UI), menunjukkan indikator keberhasilan yang sangat positif di lapangan.

Baca Juga: MBG Lobar Tersendat, SPPG Tunggu Dana BGN

Presensi Meningkat: Mampu mendongkrak tingkat kehadiran siswa secara signifikan di sekolah.

Gairah Belajar: Memicu peningkatan motivasi dan gairah belajar anak di dalam ruang kelas.

Nilai Akademik: Berkontribusi positif terhadap lompatan capaian prestasi akademik siswa.

Digitalisasi Kelas: Ratusan Ribu Layar Pintar IFP Ubah Gaya Belajar

Selain urusan gizi, revolusi cara mengajar di dalam kelas juga digenjot lewat pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP). Sepanjang tahun 2025 saja, pemerintah tercatat telah mendistribusikan sebanyak 288.865 unit perangkat IFP ke berbagai satuan pendidikan dari Sabang sampai Merauke.

Saat ini, ratusan ribu perangkat papan tulis digital tersebut telah digunakan secara luas oleh para guru dalam proses belajar-mengajar harian. Senada dengan program MBG, sejumlah hasil penelitian berkala turut membuktikan bahwa kehadiran teknologi mutakhir IFP ini memberikan kontribusi nyata dalam menaikkan kualitas pembelajaran sekaligus memantik daya tarik belajar para peserta didik agar tidak bosan di sekolah. 

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#Interactive Flat Panel Pendidikan #Menteri Abdul Mu'ti Kemendikdasmen #7 Kebiasaan Indonesia Hebat #Transformasi Pembelajaran Berbasis Teknologi #program Makan Bergizi Gratis