
LombokPost – PT Sasa Inti (Sasa) kembali menorehkan prestasi dalam komitmennya mendukung industri pangan Indonesia.
Perusahaan bumbu dapur terkemuka ini dianugerahi PMR Award oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dalam kategori Industri Pertama yang Melakukan Pendampingan Izin Penerapan (IP) Program Manajemen Risiko (PMR) Bertahap UMK.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M. Biomed., Ph.D., dalam gelaran Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial Tahun 2026 yang diselenggarakan untuk memperingati World Food Safety Day 2026.
Baca Juga: BPOM Tindak 11 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya dan Bahan Dilarang, Ini Daftarnya!
Sinergi untuk Keamanan Pangan
Penghargaan ini merupakan apresiasi atas konsistensi Sasa dalam mendampingi Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di sektor pangan steril komersial sejak 2022.
Melalui kolaborasi strategis bersama BPOM dan Institut Pertanian Bogor (IPB), Sasa aktif memberikan edukasi, pelatihan, seminar, hingga pendampingan teknis kepada pelaku UMK.
Baca Juga: 620 Tablet Obat Terlarang Disita BPOM Mataram di Cakranegara
Chief Manufacturing Officer PT Sasa Inti, Ir. H. Snowerdi Sumardi, MM, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menularkan praktik terbaik keamanan pangan.
Membangun budaya keamanan pangan membutuhkan komitmen jangka panjang.
"Bersama BPOM dan IPB, kami ingin semakin banyak UMKM yang mampu menerapkan standar keamanan pangan yang baik, sehingga daya saing industri pangan nasional semakin kuat," ujar Snowerdi.
Langkah Preventif Menuju Industri Matang
Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, dalam forum tersebut menegaskan bahwa Program Manajemen Risiko bukan sekadar mitigasi masalah, melainkan langkah preventif melalui penerapan Good Manufacturing Practices (GMP).
"Industri yang matang adalah industri yang mampu melakukan pencegahan secara mandiri," ungkap Prof. Taruna Ikrar. Kehadiran Sasa sebagai mitra pendamping bagi UMK dinilai sangat krusial dalam mempercepat transformasi pelaku usaha kecil untuk memenuhi standar keamanan produk yang dipersyaratkan oleh regulasi nasional maupun internasional.
Kontribusi Nyata Sasa untuk Indonesia
Selama lebih dari lima dekade, PT Sasa Inti tidak hanya berfokus pada inovasi produk bumbu dapur, tetapi juga konsisten berkontribusi pada ekosistem pangan nasional. Inisiatif pendampingan ini adalah wujud nyata upaya Sasa dalam:
Meningkatkan Kualitas: Memastikan produk UMK aman, berkualitas, dan layak konsumsi.
Edukasi Berkelanjutan: Membekali pelaku usaha dengan pengetahuan mendalam mengenai keamanan pangan.
Penguatan Daya Saing: Membantu UMKM untuk tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan di pasar nasional.
Dengan semangat kolaborasi yang berkelanjutan, Sasa berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berperan dalam menciptakan ekosistem pangan Indonesia yang tangguh, inklusif, dan berstandar global.
Editor : Redaksi Lombok Post Online