Presiden Prabowo: Indonesia di Jalan yang Benar, Fokus Utama Hapus Kemiskinan dan Kelaparan

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 22:06 WIB
Presiden Prabowo: Indonesia Berada di Jalan yang Benar untuk Hapus Kemiskinan dan Kelaparan dalam Rapat Paripurna Kabinet, Senin (20/7).
Presiden Prabowo: Indonesia Berada di Jalan yang Benar untuk Hapus Kemiskinan dan Kelaparan dalam Rapat Paripurna Kabinet, Senin (20/7).

LombokPost – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah saat ini berada pada jalur yang tepat dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah saat ini berada di jalan yang benar dalam menjalankan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam upaya menghilangkan kemiskinan dan kelaparan.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7/2026), Presiden menekankan bahwa prioritas utama negara adalah menciptakan kemandirian dan menjamin kesejahteraan rakyat dengan menghapus kemiskinan serta kelaparan.

Baca Juga: Wagub NTB Percepat Penyaluran 10 Ribu BSPS, BSPS Jadi Instrumen Percepat Penurunan Kemiskinan Ekstrem

Capaian Strategis Pangan dan Energi

Presiden menyoroti sejumlah keberhasilan yang menjadi bukti kemajuan bangsa, di antaranya:

Kedaulatan Pangan: Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan, memiliki cadangan beras tertinggi sepanjang sejarah NKRI, serta mencatatkan nilai tukar petani (NTP) pada level tertinggi.

Baca Juga: Melihat Penyintas Perkawinan Anak di Desa Sigar Penjalin: Berjuang Raih Kesempatan Kedua di Tengah Jeratan Kemiskinan

Kemandirian Energi: Keberhasilan memproduksi B50 (solar dengan 50 persen campuran kelapa sawit) menjadi langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan pada impor energi.

Komitmen pada Agenda SDGs dan Kekuatan Bangsa

Presiden menekankan bahwa arah pembangunan Indonesia selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan PBB. Agenda prioritas tersebut jadi atensi.

Baca Juga: Wagub NTB: Desa Berdaya Tekan Kemiskinan Ekstrem

No Poverty (Tanpa Kemiskinan) dan Zero Hunger (Tanpa Kelaparan).

Peningkatan kesehatan, pendidikan, kesetaraan gender, hingga ketersediaan air bersih dan energi terjangkau.

"Kita percaya kepada kekuatan kita sendiri. Kita percaya kepada hal-hal yang asasi, yang basic. Basic bukan menurut selera kita, basic menurut pakar-pakar dunia dan PBB," tegas Presiden.

Pemberantasan Praktik Ilegal

Presiden Prabowo juga memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran pemerintah untuk tidak ragu menjalankan kebijakan yang berpihak pada rakyat serta memerangi berbagai praktik ilegal yang merugikan keuangan negara. Ia mengategorikan tindakan berikut sebagai tindak pidana yang harus diberantas Penambangan dan perkebunan ilegal. Illegal logging. Penyelundupan. Under-invoicing dan transfer pricing.

"Jadi jangan ragu-ragu. Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di jalan yang rasional," tutup Presiden Prabowo, sembari menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan tekanan eksternal atau kepentingan segelintir pihak menghentikan upaya menyejahterakan rakyat Indonesia.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : BPMI Sekretariat Presiden
Agenda pembangunan Presiden Prabowo Swasembada pangan Indonesia 2026 Target SDGs Indonesia Pemberantasan praktik ilegal negara Kemandirian energi B50