LombokPost-Sepanjang tahun 2023 ini beberapa film Indonesia menunjukkan tren jumlah penonton yang positif sejak awal tahun. Bahkan bisa dikatakan delapan film diantaranya sudah tembus lebih dari 1 juta penonton. Tidak dipungkiri memang pecinta film horror masih sangat mendominasi film nasional hingga kini.
Dilansir dari Wikipedia ada 15 film terlaris tahun 2023 yang tayang di bioskop dan disalurkan di layanan video sesuai permintaan.
Peringkat Pertama Film Sewu Dino produksi MD Pictures jumlah penonton 4.863.533 orang. Peringkat Keua Film Waktu Maghrib produksi Rapi Films jumlah penonton 2.409.122 orang.
Peringkat Ketiga Film Suzzanna: Malam Jumat Kliwon produksi Soraya Intercine Films jumlah penonton 2.189.363 orang.
Peringkat Keempat Film Air Mata di Ujung Sajadah produksi Beehave Pictures jumlah penonton 1.969.444 orang. Peringkat Kelima Film Ketika Berhenti di Sini produksi Sinemaku Pictures jumlah penonton 1.611.005 orang.
Peringkat Keenam Film Buya Hamka Vol. I produksi Falcon Pictures jumlah penonton 1.297.791 orang. Peringkat Ketujuh Film Khanzab produksi Dee Company jumlah penonton 1.166.706 orang.
Peringkat Kedelapan ada Film Sosok Ketiga produksi Leo Pictures jumlah penonton 1.162.291 orang. Peringkat Kesembilan ada Film Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang produksi Visinema Pictures jumlah penonton 866.367 orang.
Peringkat Kesepuluh ada Film Hello Ghost produksi Falcon Pictures jumlah penonton 613.312 orang. Peringkat Kesebelas ada Film Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul produksi MD Pictures jumlah penonton 556.467 orang.
Peringkat Keduabelas ada Film Mangkujiwo 2 produk MVP Pictures jumlah penonton 555.934 orang. Peringkat Ketigabelas Film Hati Suhita produksi Starvision Plus jumlah penonton 507.167 orang.
Peringkat Keempatbelas ada Film Bayi Ajaib produksi Falcon Pictures jumlah penonton 434.228 orang. Peringkat Kelimabelas ada Film Susuk: Kutukan Kecantikan produksi Visinema Pictures jumlah penonton 422.426 orang.
Secara keseluruhan hingga 25 September baru ada delapan film Indonesia yang tembus penontonnya hingga 1 juta lebih. (nur)
Editor : Redaksi Lombok Post