Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Produksi Film Teater Orisinal, Warner Bros Discovery Capai Kesepakatan Dengan Tom Cruise

Alfian Yusni • Kamis, 11 Januari 2024 | 09:47 WIB
Tom Cruise.(Foto: REUTERS/Guglielmo Mangiapane)
Tom Cruise.(Foto: REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

LombokPost-Untuk mengembangkan dan memproduksi film teater orisinal dan waralaba pada 2024, Warner Bros Discovery mencapai kesepakatan dengan Tom Cruise, salah satu aktor Hollywood yang paling cemerlang. 

Kemitraan film dengan Tom Cruise menandai kudeta bagi ketua bersama Warner Bros Motion Picture Group, Michael De Luca dan Pam Abdy, dan memenuhi keinginan CEO, David Zaslav untuk bekerja dengan talenta terbaik di belakang kamera dan di depan kamera.

"Menandatangani kesepakatan dengan bintang film terbesar di dunia, Tom Cruise, sangatlah signifikan," kata analis media senior Comscore, Paul Dergarabedian, Selasa (9/1).

"Bakat akan menarik bakat-bakat dan setiap studio memuji perjanjian formal mereka dengan para pembuat film dan bintang ternama untuk menunjukkan kepada dunia komitmen mereka terhadap karya-karya kreatif yang sangat didambakan ini," imbuhnya. 

Cruise, yang memainkan peran utama dalam film-film seperti 'Top Gun', 'The Last Samurai' dan serial 'Mission: Impossible', akan menempati kantor di lahan Warner Bros Discovery di Burbank, seperti halnya bintang-bintang seperti Clint Eastwood dan Frank Sinatra.

Sepanjang lima dekade karirnya, film-film Cruise telah menghasilkan lebih dari USD 12 miliar atau sekitar Rp 186 triliun secara global, dengan rilisan 'Top Gun: Maverick' pada 2022, menghasilkan pendapatan kotor hampir USD 1,5 miliar setara dengan Rp 23 triliun, menurut perusahaan pengukuran Comscore. Film terbarunya, 'Mission: Impossible - Dead Reckoning Part One' menghasilkan pendapatan box office di seluruh dunia sebesar USD 568 juta atau sekitar Rp 8,8 triliun.

Dikutip dari Reuters, kesepakatan dengan Warner Bros bersifat non-eksklusif, dengan Cruise sedang mengerjakan film berikutnya dalam franchise 'Mission: Impossible' untuk Paramount Pictures.

Warner Bros dan studio-studio besar lainnya sedang berupaya untuk bangkit dari penghentian pekerjaan yang berkepanjangan, ketika para penulis Hollywood dan kemudian para aktornya, mengundurkan diri dari pekerjaannya pada 2023.

Penulis dan aktor Hollywood melakukan aksi mogok menuntut upah yang lebih tinggi dan perlindungan terhadap penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pembuatan film.

Pemogokan ganda ini menutup sebagian besar produksi film dan televisi, menghentikan acara bincang-bincang larut malam, dan memaksa jaringan penyiaran mengisi slot TV dengan pengulangan acara reality show.

Pemogokan tersebut menyebabkan tertundanya film Cruise 'Mission Impossible' karena rumah produksi Paramount Global juga menanggung beban terbesar dari salah satu penghentian pekerjaan terlama dalam sejarah industri hiburan Amerika Serikat.***

 

Editor : Alfian Yusni
#top gun #tom cruise #hollywood #aktor Hollywood #warner bros discovery #warner bros