Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Fans LE SSERAFIM Ingin Tinggalkan Fandom, Usai Pernyataan Kontoroversial Sakura Soal Coachella 2024

Geumerie Ayu • Kamis, 18 April 2024 | 17:10 WIB

LE SSERAFIM
LE SSERAFIM
LombokPost- LE SSERAFIM menerima pujian atas penampilan mereka dari penggemar internasional di media sosial X (sebelumnya Twitter, Red).

Namun di sisi lain, mereka justru mendapatkan banyak kritikan dari netizen Korea Selatan.

Khususnya ketika sebuah video klip MR Removed mencuat.

Kontroversi tersebut kemudian membuat Sakura LE SSERAFIM membahas hal itu dalam sebuah pernyataan panjang.

Namun sayangnya, netizen justru tidak terkesan dengan kata-kata yang Sakura tuliskan.

Dilansir dari Koreaboo, secara khusus salah satu netizen menulis keinginannya untuk meninggalkan fandom setelah pernyataan Sakura tersebut justru memicu perdebatan lebih lanjut.

“Setelah melihat pernyataan Sakura, sebagai seorang penggemar yang mendengarkan musik mereka, saya ingin meninggalkan fandom. Itu (pernyataan Sakura, Red) terbaca seperti kami berkembang banyak, kami terbaik, kamu bisa melakukan apapun yang kamu inginkan”.

– Netizen

Selain menuliskan keinginannya, netizen tersebut juga mengunggah photocard dan membership LE SSERAFIM untuk membuktikan dirinya penggemar grup tersebut.

Postingan netizen ini mengumpulkan ratusan komentar dari netizen lainnya. Beberapa dari mereka memunculkan insiden ketika Sakura menjadi member grup Jepang bernama HKT48.

“Kamu seharusnya membaca tentang apa saja yang dilakukannya ketika masih di HKT48. Mungkin kamu tidak akan terkejut kemudian.

“Akhirnya, seseorang di thread menyebutkan insiden di HKT48. Sebelum bergabung dengan IZ*ONE, dia memberitahukan teman se-grupnya untuk menunggu dia kembali, tapi pada akhirnya dia segera lulus setelah kembali ke Jepang dan pergi ke Korea. Dia bahkan mengatakan AKB tidak memberinya sumberdaya. Agensinya saat ini di Korea pasti memberikannya sumberdaya lebih banyak, tapi dia masih saja seperti ini.

“Jika kamu membaca apa yang terjadi selama dia di HKT48, kamu akan meninggalkan fandom tanpa berbalik. Dia diam-diam mempermalukan rekan satu timnya dan bilang kalau dirinya diretas. Dia sangat buruk.

Komentar netizen di atas tersebut merujuk pada kejadian dugaan Sakura mengomentari tubuh rekan satu timnya menggunakan akun resmi.

Komentar tersebut sudah dihapus, dan sejumlah tweet acak dibuat.

Sakura mengklaim itu merupakan aksi peretas, namun netizen tidak mempercayainya karena tidak masuk akal jika tweet ejekan tersebut dihapus sebelum semua tweet acak diposting.

Netizen dan penggemar lainnya juga membagikan pendapat mereka terhadap situasi tersebut.

“Saya juga penggemar musik dan pertunjukan mereka. Saya akan melanjutkan untuk menyukai mereka karena lagu-lagu mereka merupakan kesukaanku. Namun saya benar-benar tidak peduli dengan Sakura sekarang, dialah yang paling tidak memenuhi syarat untuk memposting pernyataan seperti itu,”

“Meski pun saya seorang FEARNOT, saya tidak bisa menyangkal apapun mengenai nanyian mereka yang butuh dikembangkan. Ini adalah fakta. Tapi saya berharap HYBE akan merekrut pelatih vokal untuk girl grup dengan uang yang Sunbaenims hasilkan ketika dalam tur, dibandingkan memanipulasi chart dan menarik kebencian untuk gadis-gadis ini.

“Untuk postingannya di Weverse, fokus utamanya untuk menghibur para penggemar, karena mereka yang mencintai grup ini akan merasa buruk setelah membaca semua kritikan online tersebut. Saya tidak membabi buta membelanya, saya hanya mengekspresikan bagaimana perasaan para penggemar”

Bagaimana menurut kalian? (Geum)

Editor : Kimda Farida
#mempermalukan #hkt48 #insiden #Weverse #sakura #korea #Kritikan #penggemar #tim #LE SSERAFIM #Fandom #kontroversi #jepang #fans