Menaggapi hal ini, HYBE Labels melakukan audit terhadap Min Hee Jin dan manajemen ADOR.
Dilansir dari Koreaboo, menyusul pernyataan tersebut, outlet berita Korea melaporkan bahwa audit tersebut mencakup tuduhan, seperti kebocoran informasi penting, konsultasi eksternal yang tidak tepat, kebocoran informasi pribadi artis, dan penyimpangan personel yang tidak wajar.
Audit tersebut dikirim ke CEO ADOR Min Hee Jin , dan wakil CEO “ A ” dan “ B”.
Tujuan audit tersebut adalah untuk memverifikasi adanya konspirasi untuk mengambil alih hak pengelolaan ADOR.
Saat ini, HYBE Labels diketahui memiliki 80 persen saham agensi tersebut, sedangkan Min Hee Jin memiliki 20 persen.
Dalam proses audit, HYBE dilaporkan telah menemukan bukti tidak langsung bahwa manajemen internal ADOR saat ini (Min Hee Jin, wakil CEO A dan B) menerima konsultasi eksternal mengenai pengelolaan ADOR.
Konsultasi tersebut akan membantu mereka menyusun rencana untuk mengambil alih hak pengelolaan dari HYBE.
ADOR diduga telah menyiapkan rencana untuk melakukan hal ini sejak awal tahun 2024.
Mereka diduga berencana membuat HYBE menjual 80 persen sahamnya di ADOR kepada investor yang sudah dimenangkan oleh manajemen internal ADOR.
Rencana tersebut akan dilaksanakan dengan memanipulasi opini publik untuk menciptakan kesan bahwa HYBE mengajukan tuntutan yang tidak adil terhadap ADOR.
Selama proses pembuatan rencana rahasia yang dilakukan oleh Min Hee Jin dan wakil CEO A dan B, dilaporkan bahwa mereka secara sewenang-wenang membocorkan berbagai informasi kepada penasihat investasi asing, perusahaan ekuitas swasta, analis dan konsultan perusahaan sekuritas.
Informasi yang bocor tersebut berisi informasi kontrak yang ditandatangani antara ADOR dan HYBE.
Mereka juga dituding diam-diam mencoba memanipulasi opini publik terhadap artis HYBE secara negatif, untuk secara keseluruhan menimbulkan kesan buruk bagi HYBE.
Mereka juga disebut-sebut sudah mendekati dan meyakinkan orang tua artis ADOR untuk mengikuti mereka.
Saat ini, hanya NewJeans yang berada di bawah ADOR.
Laporan menyatakan bahwa wakil CEO A telah memainkan peran kunci. Dia baru saja pindah dari HYBE ke ADOR, mengamankan sejumlah besar rahasia dagang utama dari HYBE.
CEO A juga menggunakannya untuk menetapkan rencana ADOR untuk mengamankan hak pengelolaan. Ini termasuk informasi keuangan dan kontrak.
Selain itu, proses audit juga diklaim mengungkap adanya kebocoran informasi artis swasta.
Ini termasuk foto dan media para trainee sebelum debut, serta berbagai informasi kesehatan pribadi.
Mengenai perekrutan personel yang tidak tepat, dilaporkan bahwa ADOR diduga mempekerjakan staf setelah ada permintaan dari pihak luar. Informasi pribadi karyawan bocor, serta informasi penting HR.
Dikabarkan juga, HYBE mengetahui tuduhan dan pengungkapan ini melalui informasi yang beredar. Mereka kemudian mengeluarkan audit untuk mengklarifikasi fakta informasi tersebut. (Geum)
Editor : Kimda Farida