Hal itu ternyata berdampak pada hubungan kerja samanya dengan sejumlah merek dagang.
Kim Soo Hyun diketahui menjadi model iklan setidaknya di 15 perusahaan, di dalamnya termasuk Shinhan Bank, Prada, Homeplus, dan Dinto.
Dikutip dari Allkpop, setelah kontroversi terbarunya yang melibatkan mendiang aktris Kim Sae Ron mencuat, sejumlah merek telah memutus hubungan dengannya.
Di antaranya, Eider dan Shavolde telah menghapus semua konten yang terkait dengan Kim Soo Hyun dari situs web resmi dan platform media sosial mereka.
Dinto menyatakan bahwa semua rencana terjadwal yang melibatkannya telah ditunda.
Mengingat statusnya sebagai bintang besar dan berbagai kesepakatan merek, wajar saja jika biaya yang mungkin ia keluarkan dari pelanggaran kontrak karena kontroversinya sangat besar.
Menurut laporan outlet media Korea Munhwa, orang dalam industri memperkirakan bahwa biaya model iklan Kim Soo Hyun saat ini per merek diperkirakan berkisar antara 700 juta KRW (sekitar USD 483.000) hingga 1 miliar KRW (sekitar USD 690.000) per tahun.
Biasanya, saat seorang model terlibat dalam kontroversi sosial atau insiden negatif selama kontrak iklan, mereka diharuskan membayar denda.
Denda biasanya 2 hingga 3 kali lipat dari jumlah yang dikontrak.
Mengingat saat ini ia dikontrak dengan sekitar 15 merek, Kim Soo Hyun mungkin harus membayar denda sekitar 20 miliar KRW (sekitar USD 13,8 juta) secara total.
Jika dirupiahkan, total denda yang harus dibayarkan Kim Soo Hyun sebesar Rp 225,4 miliar. (Geumie)
Editor : Kimda Farida