Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ulasan Film The Dry, Misteri Dua Kematian, Rahasia Masa Lalu dan Plot Twist yang Tak Terduga

Geumerie Ayu • Jumat, 30 Mei 2025 | 10:22 WIB

Ulasan film The Dry tentang misteri dua kematian, rahasia masa lalu dan plot twist yang tak terduga.
Ulasan film The Dry tentang misteri dua kematian, rahasia masa lalu dan plot twist yang tak terduga.
LombokPost – Film The Dry (2020) merupakan sebuah film Australia yang diadaptasi dari sebuah novel karya Jane Harper dengan judul sama, dan disutradarai Robert Connolly.

Film The Dry bergenre misteri thriller kriminal ini menampilkan akting memukau dari Eric Bana, aktor Autralia yang pernah memerankan sejumlah film popular seperti Hulk (2003), Black Hwak Down (2001) dan Troy (2004).

Tema utama film The Dry meliputi trauma masa lalu, keadilan, rahasia komunitas, dampak kekeringan terhadap kehidupan pedesaan, dan perjuangan untuk menemukan kebenaran di tengah prasangka dan ketidakpercayaan.

Film The Dry ini memperoleh rating 6.8/10 dari IMDb, 90% dari Rotten Tomatoes, dan 6.2/10 dari Filmaffinity, menjadikannya salah satu rekomendasi bagi pecinta film misteri.

Cerita di dalam film The Dry ini berpusat pada Aaron Falk (diperankan oleh Eric Bana), seorang agen federal yang kembali ke kampung halamannya yang dilanda kekeringan parah di Kiewarra, pedalaman Victoria, untuk menghadiri pemakaman sahabat masa kecilnya, Luke Hadler.

Luke diduga telah melakukan pembunuhan terhadap istrinya, Karen, dan putra mereka, Billy, sebelum akhirnya memilih melakukan bunuh diri.

Tragedi ini mengejutkan komunitas kecil tersebut, yang sudah tegang karena dampak kekeringan ekstrem yang berkepanjangan.

Dikutip dari theguardian.com, film The Dry merupakan film yang sangat memukau dan rapi, diperankan dan disutradarai dengan kuat, dengan nuansa kohesivitas tonal yang solid, meskipun banyak "udara" dalam frame, yang berasal dari berbagai mid-shot dan long-shot yang menangkap lokasi eksterior tandus di kota pedalaman Australia.

Salah satu cuplikan film The Dry
Salah satu cuplikan film The Dry

Ditulis oleh Connolly dan Harry Cripps, naskah ini film ini sama seperti novel Jane Harper yang bergantung pada dua misteri, satu mengenai masa kini dan yang lainnya masa lalu yang jauh, namun keduanya melibatkan kematian yang berpotensi merupakan pembunuhan.

The Dry adalah film yang sangat efektif dalam membangun atmosfer dan ketegangan dengan salah satu kekuatan terbesarnya adalah lokasinya.

Latar belakang pedesaan Australia yang dilanda kekeringan digambarkan dengan sangat gamblang dan mendalam, menciptakan perasaan isolasi, keputusasaan, dan bahaya yang konstan.

Hamparan lahan kering, debu yang beterbangan, dan pemandangan yang sunyi menjadi karakter tersendiri yang ikut menopang narasi.

Eric Bana memberikan penampilan yang kuat dan memikat sebagai Aaron Falk, serta berhasil menggambarkan sosok yang terkendali, penuh dengan beban masa lalu, namun tetap memiliki tekad untuk mengungkap kebenaran.

Tatapan matanya seringkali menyampaikan lebih banyak daripada dialog, menunjukkan kedalaman trauma yang ia alami.

Chemistry-nya dengan para pemeran pendukung juga terasa alami, terutama dengan karakter-karakter dari masa lalunya.

Penyutradaraan Robert Connolly patut diacungi jempol karena dengan cermat menyeimbangkan dua lini masa cerita, secara perlahan mengungkap informasi dan petunjuk yang menghubungkan masa kini dengan insiden 20 tahun lalu.

Pacing film ini terasa pas karena tidak terburu-buru, memungkinkan penonton untuk menyerap detail dan merangkai teka-teki bersama Falk.

Ketegangan dibangun secara bertahap, dengan twist dan kejutan yang ditempatkan secara strategis, membuat penonton terus menebak-nebak hingga akhir.

Naskah film ini juga sangat solid, yang ditunjukkan dari dialognya yang realistis dan plotnya dirajut dengan rapi, menghindari klise yang berlebihan.

Film ini tidak hanya fokus pada misteri kriminal, tetapi juga mengeksplorasi dinamika komunitas kecil, di mana rahasia sulit untuk tetap terkubur dan rumor dapat menghancurkan hidup.

Isu tentang dampak kekeringan yang menghancurkan juga terintegrasi dengan baik ke dalam alur cerita, menambah lapisan keputusasaan pada suasana film.

Namun, beberapa penonton mungkin merasa bahwa akhir cerita terasa sedikit terburu-buru atau kurang memuaskan bagi sebagian orang, terutama dalam resolusi beberapa pertanyaan yang mungkin muncul.

Meskipun demikian, kesimpulan yang diberikan masih cukup logis dan sejalan dengan nada film secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, The Dry merupakan film thriller misteri yang cerdas, atmosferik, dan memikat.

Film ini tidak hanya menawarkan teka-teki yang menarik, tetapi juga menyelami dampak psikologis dari trauma dan beban masa lalu.

Bagi penggemar genre misteri dengan latar belakang yang unik dan akting yang solid, The Dry adalah tontonan yang sangat direkomendasikan.

Editor : Kimda Farida
#masa lalu #Film #Kriminal #australia #Thriller #Trauma #kematian #The Dry #misteri #Kekeringan #Eric Bana