LombokPost - Setelah gagal mencuri perhatian di bioskop pada Februari lalu, A Business Proposal versi Indonesia kembali hadir, kali ini di platform streaming Netflix Indonesia.
Film adaptasi drama Korea ini dijadwalkan tayang mulai 13 Juni 2025, dan langsung mengundang gelombang reaksi dari warganet.
A Business Proposal versi Indonesia sebelumnya dirilis di layar lebar namun gagal memenuhi ekspektasi.
Kini, Netflix Indonesia memberi peluang kedua bagi film ini dengan menghadirkannya di platform mereka. Namun, keputusan ini justru memicu kembali kontroversi yang sempat meredup.
Melalui unggahan di media sosial resminya, Netflix Indonesia mengumumkan kabar penayangan ulang A Business Proposal versi Indonesia.
Sayangnya, bukan antusiasme yang didapat, justru komentar sinis dan kritikan pedas kembali memenuhi kolom komentar.
Sejumlah warganet menilai bahwa A Business Proposal versi Indonesia belum layak mendapatkan panggung baru, terlebih karena polemik seputar naskah dan akting para pemeran masih menjadi sorotan.
Beberapa komentar menyebut langkah Netflix Indonesia terlalu memaksakan film yang sudah kehilangan momentum.
Kendati begitu, tidak sedikit pula yang menganggap penayangan ulang ini bisa menjadi kesempatan baru bagi film tersebut menjangkau penonton yang lebih luas di rumah.
Dengan format streaming, A Business Proposal versi Indonesia diharapkan mampu meraih apresiasi berbeda dibanding saat tayang di bioskop.
Netflix Indonesia sendiri belum memberikan respons atas kritik yang kembali mencuat.
Namun satu hal yang pasti, A Business Proposal versi Indonesia akan tetap tayang perdana di Netflix mulai 13 Juni 2025, dan menjadi perbincangan hangat di jagat maya. (***)
Editor : Alfian Yusni